PJU Bontang.bursaenergiBONTANG – Rupanya, total 1.417 Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada saat ini, belum mampu menerangi Kota Taman. Terbukti dengan masih adanya beberapa wilayah yang minim penerangan, atau bahkan gelap gulita.
Salahsatu wilayah tersebut seperti di  Jalan MH Tamrin, yang sebelumnya pernah dikeluhkan warga pada kolom suara warga Bontang Post beberapa waktu lalu (edisi Minggu (20/9). Pasalnya, jalan tersebut hanya memiliki 19 tiang lampu, dan ada beberapa yang mati karena rusak, sehingga dibutuhkan PJU tambahan.
Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bontang menyatakan, jumlah PJU sekian memang masih membutuhkan tambahan. Sebab, dari jumlah sebanyak 1.417 terdapat banyak kerusakan. Baik itu PJU yang dialiri PLN atau PJU yang menggunakan solar cell.
“Kalau yang di Jalan MH Thamrin, memang terdapat beberapa yang rusak sehingga PJU mati dan membuat jalan menjadi gelap. Namun untuk penggantian yang rusak, stok bola lampu kami di anggaran 2015 hanya menyediakan sekitar 154 bola lampu dan stok tersebut sudah habis.
Sehingga warga diharapkan bersabar sambil menunggu anggaran perubahan,” jelas Doddy Irawan, Kabid Pertamanan dan Pemakaman DKP Bontang saat ditemui belum lama ini.
Dirincikan dia, jumlah 1.417 PJU berasal dari 1.145 titik PJU dengan menggunakan tenaga PLN, 12 titik lampu taman, dan 260 titik lampu PJU tenaga surya atau solar cell. Penyediaan stok bola lampu sebanyak 154 buah sudah habis terpakai. Sebab, setiap malam petugas lapangan meninjau titik lampu, dan apabila ada yang mati dengan kondisi jalan daerah rawan, maka akan segera diganti.
Saat ini, DKP Bontang bidang Pertamanan mencatat sebanyak 40 an titik lampu tenaga PLN yang rusak, dan 30 an titik PJU tenaga surya yang sudah harus ganti baterai. Sehingga di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) diusulkan kembali penyediaan bola lampu sebanyak 100 buah.
Sedangkan untuk baterai tenaga surya masih diusulkan. Sebab, perlu anggaran besar karena penyediaan baterai solar cell terbilang mahal.
“Sejujurnya kami terbentur di anggaran, sebab, untuk pemeliharaan dan penggantian membutuhkan barang baru karena terdapat yang rusak, sementara pekerjaan kami adalah pekerjaan yang tampak nyata hasilnya, maka diharapkan Pemkot Bontang dari tim perencanaan anggaran agar bisa mensupport karena kinerja kami adalah kinerja yang tampak hasilnya,” bebernya.
Hingga Doddy mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar dahulu. Sebab pihaknya tetap selalu berusaha memperbaiki serta meminimalisir PJU-PJU yang rusak.
“Untuk kedepannya, kami harap DKP lebih diperhatikan, karena memang kinerja kami merupakan hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *