gambar pju4

Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah berhasil membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hybrid terbesar dengan kapasitas 600 kilo watt peak (kWp) yang dapat menerangi masyarakat pulau Morotai, kabupaten Morotai, provinsi Maluku Utara.

Menurut keterangan pers yang diterima oleh merdeka.com, Minggu (15/4), PLN mengaku dengan adanya PLTS ini, akan bisa menghemat penggunaan diesel oleh perseroan hingga Rp 2,5 miliar per tahun atau 800 liter per hari. Sebelumnya, listrik pada pulau-pulau kecil di Indonesia disediakan dengan pembangkit listrik berbahan bakar diesel atau genset.

“Mulai Sabtu kemarin masyarakat Morotai sudah bisa menikmati listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik yang ramah lingkungan,” ujar Direktur Operasi Indonesia Timur, Vickner Sinaga dalam keterangan persnya.

“Ini adalah PLTS terbesar yang pernah dioperasikan PLN di seluruh Indonesia, dan diharapkan dapat ikut mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kepulauan Morotai, sehingga sudah sepatutnya seluruh masyarakat pulau Morotai bersama-sama ikut menjaga instalasi kelistrikan ini”, lanjut Vickner.

Sebelumnya, PLN berturut-turut baru saja mengoperasikan PLTS kapasitas 350 kWp di pulau Sebatik, Kalimantan Timur yang merupakan daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia serta PLTS kapasitas 100 kWp di pulau Miangas, Sulawesi Utara, yang merupakan pulau terdepan di utara Indonesia dan berbatasan dengan Philipina.

Pengoperasian sejumlah PLTS ini, merupakan bagian dari program PLN untuk melistriki 100 pulau terdepan di seluruh Indonesia dengan memanfaatkan 100% tenaga surya dan ditargetkan telah dapat beroperasi seluruhnya sebelum peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2012.

Sumber by www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *