panel_surya-400x241Masyarakat Kabupaten Tapteng Dusun Sigubo Desa Sijago-jago dan Desa Danau Pandan Kecamatan Badiri memperoleh bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari Kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM). Dusun Sigubo mendapat bantuan regulator berkekuatan 15 Kilo Volt Amper (KVA) dan Desa Danau Pandan 10 KVA sejak Januari lalu.

Dua desa dengan penduduk 40 keluarga itu selama ini belum mampu dijangkau jaringan listrik PT PLN (Persero) itu.

“Setelah belasan tahun menggunakan lampu teplok, sekarang sudah bisa dialiri listrik meskipun setiap rumah tangga hanya dijatah sekitar 300 watt atau cukup hanya untuk penerangan dengan menggunakan tiga bola lampu. Kalau ingin menghidupkan televisi bisa saja, tetapi hanya bertahan satu jam,” ujar Novite Zalukhu dan Darman Zalukhu kepada wartawan, Sabtu (4/4).

Namun, lanjutnya, pemakaian lampu listrik tenaga surya itu hingga sekarang belum diketahui berapa pembayaran per bulannya, sebab sampai sekarang dinas yang menangani belum menentukan besaran tarif.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tapanuli Tengah H Edi Supian Damanik yang dimintai tanggapannya, Senin (6/4) membenarkan dua desa di Kecamatan Badiri telah mendapatkan penerangan listrik yang bersumber dari tenaga surya.

“Semua ini adalah upaya Pemkab Tapanuli Tengah melalui Dinas Pertambangan dan Energy supaya masyarakat yang tinggal jauh dari ibu kota kecamatan dan belum mendapat layanan listrik PT PLN dapat diterangi listrik tenaga surya,” kata Supian.

Dikatakan, ke depan juga pihaknya memprogramkan pembangunan pembangkit listrik tenaga Mikro Hydro di Kecamatan Tukka dan Kecamatan Tapian Nauli. “Jadi pekerjaan rumah kita belum selesai dan masih tetap berjuang,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *