07-04-2014-all-0002Sebanyak 40 KK warga Desa Sijago-jago, dan Desa Danau pandan Kecamatan Badiri  menikmati Listrik Tenaga Surya.

Penerangan itu  bantuan dari Kementerian ESDM Pusat sebesar 15 KVA dan  Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) sebesar 10 KVA. “Selama ini kedua desa gelap, karena tidak tersedianya jaringan PLN, kecuali masyarakat memiliki mesin genset,” ungkap Novite Zalukhu dan Darman Zalukhu warga setempat.

Ia mengatakan, pembangkit Listrik Tenaga Surya dibangun di Dusun Sigubo sehingga masyarakat secara merata mendapatkan penerangan di rumah masing – masing.  “Kami merasa bersyukur dengan kehadiran PLTS di Dusun Sigubo ini, meskipun setiap rumah tangga hanya dijatah sekitar 300 watt, atau cukup hanya untuk penerangan dengan menggunakan tiga titik bola lampu.
“Kalau ingin menghidupkan TV bisa saja, tetapi hanya bertahan satu jam dan baru bisa kembali mendapatkan arus besok sore dan kembali 300 wat,” ujarnya.

Disebutkannya, pemakaian lampu litsrik tenaga surya itu hingga sekarang belum diketahui berapa pembayaranya, karena masih belum ada tarif yang ditentukan pengelola.  “Pokoknya kami sangat terbantu sekalilah terutama bagi anak – anak yang masih sekolah bisa belajar dengan tenang,” ucapnya.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tapanuli Tengah H Edi Supian Damanik kepada New Tapanuli membenarkan dua desa di Kecamatan Badiri saat ini telah mendapatkan penerangan listrik yang bersumber dari tenaga surya. Fasilitas ini dibagikan warga. Kini PLTS di Dusun Sigubo Desa Sijago- jago dan Desa Danau Pandan sudah terpasang dan sudah dapat dinikmati masyarakat penerangan di runah tangga mereka.

“Semua ini adalah upaya Pemkab Tapanuli Tengah melalui Dinas Pertambangan dan Energy melobi ke Pemerintah Pusat sehingga bantuan itu datang dapat dinikmati oleh masyarakat kita,” pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *