150501009Lilin-galleryhip.comKUPANG – Hingga 2015, masyarakat yang sudah menikmati listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) baru mencapai 659.000 kepala keluarga (KK). Hal ini setara dengan 60 persen dari 1.098.000 KK di daerah itu. Sementara, masih sekitar 439.000 KK yang belum menikmati listrik.
Ketua Komisi IV DPRD NTT, Alex Ena, mengatakan bahwa dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), target Pemerintah Provinsi NTT, lebih banyak lagi masyarakat yang sudah dapat menikmati listrik.
“Mudah–mudahan jangka menengah atau jangka panjang paling tidak sampai dengan 2018, masyarakat NTT minimal 80 persen yang menikmati listrik,” kata Alex, di
Kupang, Kamis (30/4).
Sesuai program Presiden Joko Widodo, pada 2018, seluruh masyarakat Indonesia sudah menikmati penerangan listrik. Untuk itu, pihaknya meminta paling kurang 25.000 hingga 40.000 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang harus dibantu ke NTT.
“Mudah–mudahan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) akan membantu kurang lebih 20.000 PLTS baik yang terpusat maupun tersebar mulai 2015,” katanya.
by sinarharapan.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *