215698_bank-bri_663_382PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (berkode saham BBRI) sedang melakukan uji coba penggunaan teknologi solar cell  atau panel surya sebagai sumber energi Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di daerah-daerah terpencil. Hal ini sebagai salah satu upaya peningkatan pelayanan menjelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Direktur Utama BRI, Asmawi Syam mengatakan, banyak daerah terpencil yang kegiatan ekonominya sudah mulai berkembang. Namun, kata dia, belum terhubung aliran listrik sehingga kegiatan transaksi keuangan khususnya bidang perbankan di daerah tersebut terhambat.

“Kami mau uji coba (solar cell), kami pakai di daerah yang belum ada jaringan listrik,” ujarnya di Jakarta, Senin, 6 April 2015.

Dia menjelaskan, hal ini sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Itu juga sesuai dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“MEA 2015, kami ingin meng-cover di seluruh area Indonesia, jangan sampai bank asing masuk daerah,” tegasnya.

Saat ini teknologi ATM dengan teknologi solar cell tersebut sedang diuji coba. Sehingga dipastikan dapat beroperasi dengan maksimal.

Di tempat yang sama, Corporate Secretary BRI, Budi Satria mengatakan, uji coba yang dilakukan terkait ketahanan energi solar cell di dalam kondisi cuaca di daerah terpencil.

“Produknya sudah ada, sedang diuji coba, bagaimana kalau hujan, ketahanannya bagaimana,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, alternatif energi tersebut sebenarnya untuk menggantikan genset yang saat ini sudah digunakan pada ATM di daerah terpencil.

“Tapi ini lebih efisien. Ini, terobosan baru perusahaan,” jelasnya.

Mulai kapan akan digunakan dan berapa besar investasi yang dikeluarkan, menurutnya, belum bisa disampaikan saat ini.

“Menunggu hasil uji coba selesai dan siap digunakan,” tambah Budi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *