Sebuah pembangkit listrik tenaga surya yang mengambang akan segera dioperasikan di Australia Selatan di awal April. Pembangunan fasilitas panel sinar matahari ini yang merupakan yang pertama di Australia sedang dilakukan.

Panel sinar matahari itu akan mengambang di fasilitas penanganan air limbah di Jamestown, sekitar 213 km dari ibukota Australia Selatan, Adelaide.

Felicia Whiting dari Infratech Industries  mengatakan fasilitas ini dibuat dengan melakukan perancangan di tempat lain dan tinggal dipasang di fasilitas tersebut.

“Semua panel ini akan bisa terpasang di tempat yang kita rencanakan dalam waktu 2 minggu.” kata Whiting.

Panel sinar matahari ini akan mengambang di fasilitas pengolah air limbah di Jamestown mirip dengan proyek serupa di Perancis. (Supplied: Infratech Industries)

Menurut Whitting, karena panel sinar matahari ini mengapung di atas air, maka panelnya lebih dingin, dan karenanya memiliki efisiensi menghasilkan sinar matahari 57 persen lebih bagus dibandingkan panel yang ditempatkan di atas permukaan tanah atau atap rumah.

“Ini mencegah menguapnya air sampai 90 persen di atas permukaan karena tertutup panel, dan bagi negara bagian atau tempat yang kering, ini sangat membantu menghemat air.” katanya.

“Ini juga mencegah merebaknya algae biru karena permukaan air lebih dingin, hal yang sangat berguna dalam menyaring air limbah.”

“Dengan mencegah adanya fotosintesis, energi dari matahari langsung diserap oleh panel bukannya ke air.”

Infratech  sudah mengembangkan fasilitas panel sinar matahari ini di negeri seperti Perancis dan Korea Selatan, namun itu sebelumnya hanya sebagai proses pengujian untuk membuat panel yang lebih bagus yang akan ditempatkan di Australia Selatan.

“Fasilitas yang kami operasikan di luar negeri tidak banyak menghasilkan listrik dan tidak secanggih seperti yang kami pasang di Australia Selatan,” kata Whiting.

Fasilitas di Australia ini akan menghasilkan listrik yang tidak saja akan mencukupi kebutuhan fasilitas pengolahan air limbah itu, namun juga bisa digunakan untuk kebutuhan listrik di Jamestown.

Setelah beroperasi nanti, Whiting mengatakan fasilitas akan menjadi contoh yang akan digunakan oleh Infratech dengan harapan ini nantinya  bisa diekspor ke seluruh dunia.

Sumber : http://www.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *