Tiga kampung di Kecamatan Laham, Kutai Barat (Kubar) dapat bantuan 400 unit Solar Cell Tenaga Surya. Yakni, Kampung Laham 315 unit, Long Gelawang 52 unit, dan Muara Ratah 33 unit. Bantuan ini berasal dari program Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi APBN 2009 di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Camat Laham Alfred SH pada saat dalam perjalanan menuju ibu kota Kecamatan Laham dari Sendawar beberapa hari lalu mengatakan, bantuan ini bertujuan untuk mengatasi krisis penerangan lampu. Karena di Kecamatan Laham sendiri belum ada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dari PLN.
Alat ini kata dia, bisa merubah energi matahari menjadi energi listrik melalui Solar Cell yang ditempatkan di bawah sinar matahari batrai cas aki (arus DC 12 vol), diubah lagi menjadi arus listrik (AC). Tentunya melalui alat yang namanya intverter. “Sehingga alat ini dapat dipergunakan selain untuk lampu penerangan juga untuk alat-alat elektronik yang ada di rumah,” kata Alfred.
Menurutnya, bergantung besar kecilnya voltase alat perubah setrum (intverter), selain itu tidak ada kebisingan yang ditimbulkan jika dibandingkan dengan memakai genset. Bila memakai alat ini tidak perlu khawatir dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), sebabhanya perlu perawatan dan sering mengecek air aki yang sebagai penyimpan arus bila dipakai pada malam hari.
Lebih jauh dikatakan, sebelumnya sudah pernah alat ini diberikan kepada Kampung Muara Ratah pada 1996 sebanyak 223 unit, tapi hanya dapat dipergunakan untuk lampu neon yang arus DC saja. Alat ini berdasarkan uji coba ketahanan dari alat tersebut mencapai 10 tahun tentunya  semua ini tergantung kepada perawatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *