plts-belinyu2Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kampung Parit 2 Kelurahan Bukit Ketok Kecamatan Belinyu yang dibangun pemerintah pusat melalui Kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) pada tahun 2013 lalu, ternyata banyak tidak diketahui masyarakat, khususnya warga dan tokoh masyarakat Kecamatan Belinyu.

“Iya sejak berita soal PLTS di Belinyu ini mencuat di media massa, khususnya Bangka Pos membuat heboh masyarakat Belinyu, karena selama ini banyak masyarakat dan tokoh masyarakat juga tidak mengetahui kalau ada pembangunan PLTS di Kecamatan Belinyu oleh pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM,” kata Achmad Ihwanda, tokoh pemuda Belinyu kepada Bangkapos.com, Kamis (2/4/2015).
Ditambahkannya, banyak tokoh masyarakat Belinyu terkejut mendengar berita itu, bahkan mereka menanyakan langsung kebenaran soal keberadaan PLTS itu.

“Pas waktu saya lagi minum kopi di warkop, beberapa tokoh masyarakat seperti Se’ Wan, Zaironi alias KO, dan Ris Suparman alias Kancil menanyakan hal itu langsung ke saya kebenaran soal PLTS itu, sebab selama ini mereka juga tidak tahu kalau ada dibangun PLTS di Kecamatan Belinyu,” ungkap Sulung, sapaan akrab Achmad Ihwanda.

Diakui Sulung, banyak warga yang mendukung dan berharap agar PLTS tersebut bisa segera dioperasikan dan jangan sampai dibiarkan mubazir.
“Kalau PLTS itu bisa dioperasikan dengan daya listrik 1 MW sudah cukup lumayan dan bisa melayani ratusan rumah masyarakat. Kalau sampai tidak dimanfaatkan sangatlah disayangkan, proyek bernilai miliaran rupiah itu terkesan mubazir,” tukasnya.

by bangka.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *