28112014233kotatuban.com-Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tuban, dirugikan hingga Rp100 juta akibat hilangnya panel tenaga surya dan baterai yang dipasang untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) sepanjang tahun 2015 ini. Diduga pelaku pencurian merupakan orang yang cukup ahli dan mengetahui nilai jual peralatan listrik terebut.
“Sepertinya pencuri sudah profesional, mereka sepertinya tahu kalau baterai tenaga surya itu harganya mahal,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tuban, Choliq Qunnasich, Kamis (29/10).
Dijelaskan, ada 35 lampu yang dipasang dinas PU di 35 titik, dari jmlah tersebut terdapat 10 titik yang sudahg tidak berfungsi karena hilangnya panel tenaga surya sebagai sumber lintrik.
“Yang hilang itu, diantarnya berada di Kecamatan Kenduruhan, Jatirogo. Selai itu disejumlah jalan pantura kawasan pantai Tuban dari Kecamatan Kota, Jenu, Tambakboyo hingga di Kecamatan Bancar,” terang Choliq.
Hilangnya panel tenaga surya dan batere tenaga surya tersebut berdampak pada matinya lampu penerangan jalan. Padahal, perangkat penerangan ini menjadi vital terutama di jalan-jalan besar dan perbatasan pada saat malam hari.
”Ini mengkhawatirkan, karena jalan yang semestinya terang menjadi gelap lagi,” imbuh Choliq.
Saat ini, dinas PU telah melakukan infentarisir ulang di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban. Terutama untuk fasilitas penerangan umum yang menggunakan panel tenaga surya dan batrai.
“Hasil pendataan akan dipetakan. Kemudian akan kami carikan solusi. Apalagi masalah ini sudah cukup lama sehingga harus ada upaya lebih tepat,”  pungkas Kadis PU Tuban itu.Ba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *