Pemerintah Kota Bekasi berencana membangun ratusan titik penerangan Jalan umum (PJU) tanpa menggunakan kabel bawah tanah yang menjadi penghantar listrik PLN. Lampu-lampu Itu akan dioperasikan dengan memanfaatkan tenaga matahari sebagai sumber listrik.

Kepala Dinas Pertamanan, Pemakaman, dan PJU Kota Bekasi Makbullah mengatakan, Pemkot Bekasi telah mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk merealisasikan rencana tersebut. “Kami mendapat alokasi anggaran sampai Rp 6 miliar, dan itu telah dimasukkan dalam APBD Perubahan Kota Bekasi 2010 yang sudah disahkan,” ujarnya, Senin (3/1).

Makbullah menjelaskan, biaya pembangunan PJU tenaga surya itu memang Jauh lebih tinggi daripada biaya pembangunan PJU konvensional yang memanfaatkan tenaga listrik dari PLN. Setiap tiang lampu PJU tenaga surya itu membutuhkan dana sekitar Rp 33 Juta.

“Karenanya, dana sebesar Itu baru cukup untuk membangun 180 titik. PJU tenaga surya itu rencananya akan dipasang di seluruh pelosok Kota Bekasi. Titik terbanyak berada di Kecamatan Mustlkajaya dan Bantargebang,” ujarnya.

Saat ini, kata Makbullah, Pemkot Bekasi baru memiliki 25.000 UUk lampu PJU dari kebutuhan sebanyak 70.000 uuk. Masih banyak ruas Jalan protokol, Jalan lingkungan, maupun Jalan perumahan yang belum dipasangi lampu PJU.

Agar dapat menyerap energi dari pancaran sinar matahari secara optimal, instalasi PJU tenaga surya itu akan dilengkapi panel surya yang dipasang pada tiang dengan ketinggian variatif antara 5 dan 7 meter. Pemasangan PJU tenaga surya itu Juga akan meminimalisasi kasus pencurian kabel listrik PJU,

Meski biaya yang dikeluarkan mahal saat pemasangan awal, kata Makbullah, PJU tenaga surya ini dinilai sangat ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *