Bupat-1Poncokusumo, (07/01) Dalam rangka pengembangan dan mendukung percepatan pembangunan sarana dan prasarana pedesaan berkelanjutan, Bupati Malang, H. Rendra Kresna, Selasa (07/01) kemarin meresmikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis masyarakat di Dusun Sumberdewo, Desa Sumberejo, Kec. Poncokusumo.
Dalam sambutannya Bung Rendra berpesan agar proyek yang dibangun melalui bantuan hibah dari Direktorat Sumber Daya Alam (SDA) dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Kementerian Dalam Negeri berupa PLTS-BM ini dapat dipelihara dengan baik, sehingga umur teknisnya bisa dipertahankan atau bahkan lebih lama, “ Benar apa yang dikatakan Pak Anam, bahwa agar PLTS ini memiliki umur panjang maka harus dirawat dengan baik. Bagaimana alat penangkap sinar itu sering dbersihkan dari debu dan daun, akinya diletakkan ditempat yang kering dan masih banyak perawatan-perawatan lain lagi yang bisa dilakukan perseperti halnya instruksi yang ada,”tegas Bung Rendra mengutip sambutan Kasubdit Sarpras Ditjen Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kementrian Dalam Negeri, Drs. Anam Sudiono, SE, MM.
Selain ucapan terimakasih atas bantuan yang diberikan pemerintah pusat, Bupati menyambut baik dengan semakin banyaknya dikembangkan sumber energi terbarukan seperti PLTS ini. “Karena jika kita hanya mengandalkan energi yang tidak dapat diperbarui maka kita akan mengalami kesulitan jika pasokannya sudah habis. Alhamdulilalah di sini sudah banyak dikembangkan energi terbarukan yang lain. Seperti halnya mikro hidro, biogas yang sudah mencapai 5.000 lebih reaktor biogas, gas metan di Paras dan di TPA Talangagung, dan PLTS di beberapa tempat di Kabupaten Malang. Semoga kedepannya akan semakin berkembang lagi.”
Ditemui usai peresmian, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Norman Ramdansyah,SH mengatakan selain di Dusun Sumberdewo, Desa Sumberejo sebanyak 45 unit PLTS, program untuk mengurangi desa gelap ini juga sudah dilaksanakan BPM di Desa Pandansari, Kec. Pujon berupa pembangunan biogas, “Di Pandansari biogas yang ada berjumlah 80 unit.”
Dipilihnya Dusun Sumberdewo, Desa Sumberejo sebagai lokasi pilot project PLTS-BM menurut Ramdansyah karena desa ini secara geografis cukup terisolir dan terpencil, “Selain itu desa ini termasuk desa IDT dan dalam data kami masih ada kurang lebih 170 KK yang belum tersentuh akses listrik.”(Humas/ind)

by /www.malangkab.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *