Bandara Kalimarau
TANJUNG REDEB – Cuaca di Berau yang saat ini tidak bisa diprediksi membuat pasokan tenaga Solar Cell di Bandara Kalimarau sedikit terganggu. Hal ini diakui Kepala Bandara Kalimarau, Bambang Hartato, Rabu (8/2).
Menurut Bambang, jika dalam keadaan normal atau panas seharian maka Solar Cell tersebut mampu menyuplai sebanyak 315 KVA untuk pelayanan di bandara, meskipun telah resmi digunakan sejak Januari 2017 lalu, namun hingga saat ini belum ada gangguan berarti kecuali factor cuaca. “Kan Solar Cell ini menyerap tenaga matahari, jika cuaca buruk tentu suplai daya juga berkurang, jika normal bisa mencapai 315 KVA, namun jika kondisi cuaca buruk tentu tidak sampai segitu,” ungkapnya.
Dengan adanya Solar Cell ini tentu memiliki dua fungsi utama yakni untuk menyuplai daya sebesar 30 Persen, dan juga sebagai wadah pelindung parkir bagi penumpang pesawat yang bepergian menggunakan kendaraan dan menaruhnya di parkiran bandara. “Kami sangat mengapresiasi apa yang diberikan Kementerian ESDM, yang mau memberikan ini kepada kami untuk kami kelola, dan sangat bermanfaat,” ujarnya lagi.
Dengan adanya ini ternyata ditanggapi positif oleh masyarakat, Aripin salah seorang warga Berau yang hendak bepergian menggunakan angkutan udara, mengatakan dengan Solar Cell ini tentu sangat membantu kami untuk memarkir kendaraan, jika dulu sebelum ada Solar Cell, maka kendaraan yang diparkir akan kehujanan dan kepanasan, namun saat ini sudah tidak lagi. “Bersyukur sih, Bandara Kalimarau ada area parkir yang tertutup atau memiliki atap, jadi kendaraan kami tidak kehujanan maupun kepanasan,” bebernya.

Sumber berita by http://www.korankaltim.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *