jepara fokus mengembangkan PLTSJEPARA- Desa mandiri energi berbasis pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) akan dikembangkan di Jepara. Pembangkit dari sumber energi terbarukan ini akan dibangun di sejumlah titik yang belum tersentuh jaringan listrik dari PT PLN (Persero).

Pengembangan itu dibiayai United States Agency for International Development (USAID) yang bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada (UGM). Wakil Bupati Jepara, Subroto mengatakan, pilot project PLTS itu sudah didirikan di Pulau Parang dan Pulau Nyamuk yang ada di Kepulauan Karimunjawa. Untuk PLTS Pulau Nyamuk berkapasitas 25 kwp, atau setara 25 kva. Sedang Pulau Parang berkapasitas 75 kwp atau setara 75 kva.

Saat ini listrik yang dihasilkan dari PLTS itu sudah bisa dinikmati masyarakat dua pulau itu. ”Karena perkembangannya positif makanya kita kembangkan lagi,” katanya. Rencananya, pekan ini juga akan dilakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Jepara dengan UGM Yogyakarta terkait pengembangan PLTS di Kota Ukir.

Kemudian dilanjutkan MoU antara UGM dengan pihak USAID untuk pembiayaan progam PLTS tersebut. ”Pemkab Jepara tidak diperbolehkan secara langsung bekerja sama dengan USAID. Oleh karena itu kerja sama tersebut melalui tangan UGM. Bantuan dananya untuk tiap PLTS bisa mencapai hampir Rp 1 miliar,” ungkapnya.

Kawasan Pesisir

Pihaknya menjanjikan proyek pembangunan PLTS ini akan terus dikembangkan di kawasan pesisir Jepara. Sebab berdasarkan kajian kombinasi tenaga surya dan angin, memang paling cocok dikembangkan sebagai pembangkit energi listrik di Jepara. Jepara memiliki garis pantai seluas 85 kilometer.

Dengan adanya program ini, ia berharap wilayah yang disasar progam PLTS ini bisa menjadi desa mandiri energi. Berbagai aktivitas di desa tersebut mulai dari urusan rumah tangga, organisasi masyarakat, hingga lembaga pemerintah bisa mengandalkan pasokan listrik dari PLTS tersebut.

Hanya saja, dia belum menyebutkan lokasi pasti pengembangan PLTS tersebut. Termasuk pula kemungkinan dikembangkan di sejumlah desa yang berada di wilayah pegunungan yang belum tersentuh listrik.

By berita.suaramerdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *