76a49957c0cdc0839caacc175e14ecfb

SLEMAN (KRjogja.com) – Selama ini, penggunaan Alat Pemberi Isyarat Lalu-Lintas (APILL) dengan tenaga surya di simpang empat Denggung hanya sebagai cadangan tenaga saja. Pasalnya, desain APILL saat ini tidak cocok jika dipasangi solar cell. Karena itu, solar cell dipasang jadi satu lokasi.

“Agar tidak perlu mengganti tiang, maka solar cell dipasang jadi satu. Meski demikian, panel tenaga surya ini sifatnya hanya sebagai second power saja ketika mati listrik,” ujar Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Sleman Sulton Fatoni di kantornya, Rabu (14/01/2015).

Menurutnya, solar cell di Denggung tidak efektif untuk mengalirkan listrik ke seluruh tiang APILL. Listrik yang tersimpan di aki akan cepat habis ketika mengalir lewat kabel. “Idealnya, tiap tiang ada panel suryanya, sehingga aki yang berada di bawah bisa langsung mengalirkan listrik ke lampu APILL,” imbuhnya.

Tahun ini, lanjut Sulton, dishub akan memasang panel surya di simpang empat Beran. Dikatakan demikian karena APILL disitu masih menggunakan jaringan listrik bawah tanah yang kini kabelnya semakin terjepit hingga sering menimbulkan lampu APILL mati atau malah nyala semua.

Tak hanya itu saja, teknologi yang diusung nanti juga memakai sistem sinyal radio untuk mengatur atau mengkoordinasikan antar tiang. “Di Kota Yogya atau di APILL yang dikelola Dishubkominfo DIY rata-rata sudah pakai frekuensi radio. Jadi tidak perlu lagi pemakaian kabel,” katanya. (M-4)

sumber : http://krjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *