plts  SHSTANJUNG REDEB. Jauh dari peradaban modern, tidak lantas membuat masyarakat pedalaman seperti di Kampung Teluk Sumbang tertinggal sepenuhnya. Pemerintah daerah Kabupaten Berau, contohnya terus menggenjot pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat setempat. Salah satunya pemenuhan listrik. Kepada Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), Mappasikra Mappaseleng, menyebutkan, Teluk Sumbang masuk dalam program dinasnya tahun ini.
Sebelumnya, sudah ada program listrik yang masuk ke kampung ini sejak beberapa tahun lalu. Namun kali ini, terdapat penambahan kapasitas daya serta pembenahan untuk pembangkit yang ada. “Sebelumnya di sana sudah ada solar cell, tahun ini kita akan lakukan pembenahan untuk PLTS yang ada di sana,” jelas Mappasikra, Rabu (5/8) kemarin.
Upaya pemerintah daerah dalam pemenuhan kebutuhan listrik, disesuaikan dengan potensi yang dimiliki oleh daerah dituju. Dengan potensi tersimpan seperti jeram yang cukup deras, aliran air dapat dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).
Menurut Mappasikra, Teluk Sumbang sebelumnya juga dilengkapi dengan PLTMH. “Tapi seiring waktu kondisinya agak menurun, karenanya tahun ini ada program pembenahan,kualitas air berkapur berpengaruh kemesin” lanjutnya. Dipengaruhi kadar kapur dalam air sungai, berdampak pada kondisi pembangkit yang ada sehingga output daya dari pembangkit menurun.
Sehingganya, berpengaruh pada kinerja mesin yang dinilai menuruh signifikan. Tidak hanya factor itu, usia dan pemakaian terus menerus juga menurunkan daya kerja pembangkit. Sehingga, Distamben berinisiatif melakukan pembenahan. Disamping PLTMH, Masih melalui anggaran tahun 2015, Distamben juga akan melengkapi kebutuhan listrik Teluk Sumbang dengan solar cell komunal. Sehingga kedepan, kebutuhan listrik dikampung paling ujung ini dapat terpenuhi maksimal.
Tidak hanya menjangkau pemukiman diwilayah pesisir, akan tetapi menjangkau pemukiman Dayak Basap wilayah  atas perbukitan. Melihat kebutuhan listrik dikmpaung ini sudah mulai mendesak, dimana tingkat hunian yang mulai meluas dna bertambah, juga untuk memaksimalkan dukungan terhadap program pemerintah diobidang pendidikan.
Kebutuhan listrik untuk memfasilitasi siswa belajar lebih optimal dimalam hari, sebelumnya masih belum maksimal dengan keterbatasan pemanfaatan solar cell. Apalagi, khusus untuk pemukiman Dayak Basap yang sebelumnya hanya mengandalkan solar cell individu, daya terbatas saat ini sudah banyak dalam kondisi rusak.
“Kita berharap ke depan, selain solar cell, terus yang komunal, juga memaksimalkan PLTMH masyarakat teluk Sumbang bisa menikmati listrik lebih baik lagi. Bisa mendukung segala aktifitas yang ada disana, karena ini memang sudah masuk dalam penjabaran pembangunan yang disasar bisa lebih merata,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *