plampujalan-400x241

KUDUS, – Persoalan utang lampu penerangan jalan umum (PJU) yang berujung pemadaman sebagian lampu PJU di tengah Kota Kudus, baru baru ini, perlu menjadi evaluasi SKPD terkait. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kudus Edy Kurniawan mengatakan, pemkab perlu melirik lampu PJU dengan teknologi tenaga surya.

Edy mengatakan, biaya pemasangan lampu tenaga surya memang cukup mahal. Namun lampu PJU jenis ini memiliki keuntungan karena tidak mengandalkan listrik PLN. “Beban biaya untuk pembayaran rekning bulanan pun bisa ditekan,” ujarnya, Minggu (11/1).

Disebutkan, lampu PJU dengan teknologi tenaga surya pun mampu menjangkau daerah pinggiran. Ia mencontohkan, jalan kabupaten atau antar kecamatan di wilayah pinggiran banyak yang belum dilengkapi lampu penerangan jalan.

Menurut dia, akan sangat mahal jika pemkab membangun jaringan listrik baru. Edy menambahkan, wilayah Kudus yang cuacanya cukup panas termasuk ideal untuk lampu tenaga surya. Hanya saja, ia mengingatkan untuk memasang lampu dan panel surya dengan kualitas yang baik.

Seperti diberitakan, Pemkab Kudus masih menunggak utang rekening lampu PJU hingga Rp 880 juta. Komisi C DPRD Kudus minggu lalu mengundang pihak PLN untuk menjelaskan persoalan yang berujung pada pemadaman sebagian lampu PJU
di tengah kota. Namun pertemuan itu gagal karena pimpinan PLN Kudus tak hadir dan hanya mewakilkan seorang staf.
(Saiful Annas/CN38/SM Network)

sumber : http://berita.suaramerdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *