pjuPanitia Khusus (Pansus) I DPRD Temanggung yang tengah membahas Raperda Penyelenggaran Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), ketika mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di Kecamatan Bansari, menemukan indikasi pelanggaran pemasangan lampu penerangan jalan umum di kawasan itu. Pemasangan lampu penerangan jalan.umum tersebut selain merugikan, juga membahayakan bagi warga.

“Sambungan lampu-lampu yang tidak berizin dan tanpa melalui meterisasi itu berpotensi membahayakan warga, karena kabel yang terpasang rawan menyebabkan terjadinya hubungan arus pendek atau korsleting. Karena itu perlu dicek oleh petugas PLN,’’kata Ketua Pansus I DPRD Temanggung, Muh Sayid, Selasa (24/3).

Sementara Supervisor Teknik PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN ) Wilayah Temanggung, Priyanto, terpisah, menyatakan, pihak PLN telah menertibkan pelanggar pemasangan lampu penerangan jalan yang menyalahi prosedur dengan membongkar jaringan listrik yang dipasang.

Ia menyatakan, pihaknya secara periodik melakukan operasi penertiban penerangan jalan umum di 8 kecamatan yakni Temanggung, Tembarak, selopampang, Tlogomulyo, Kranggan, Pringsurat, Kaloran dan Kandangan. Pelanggaran penerangan jalan umum tanpa izin dari PLN dengan menyambung langsung dari jaringan listrik tanpa melewati meterisasi sehingga menimbulkan kerugian Negara.

Penertiban yang dilakukan PT PLN dengan cara membongkar instalasi jaringan yang menyalahi aturan dan warga masyarakat yang akan melakukan pemasangan hendaknya dilakukan sesuai prosedur.

krjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *