22469_plts_kunaifi_files_wordpress_com_777x325Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, akan membagikan bantuan pembangkit listrik tenaga surya untuk masyarakat di enam desa tertinggal.

“Tahun ini ada 200 unit PLTS yang akan kita bagikan. Ini berasal dari APBD kabupaten. Jumlahnya disesuaikan kemampuan anggaran daerah,” kata Kepala Bidang Minyak dan Gas pada Dinas Pertambangan dan Energi Kotim, Dedi Jauhari di Sampit, Rabu.

Enam desa tertinggal yang akan menerim bantuan PLTS tersebut adalah Desa Tumbang Saluang, Tumbang Sapia dan Lunuk Bagantung di Kecamatan Bukit Santuei, Desa Tumbang Puan dan Luwuk Puan di Kecanatan Telaga Antang serta Desa Kuluk Telawang di Kecamatan Antang Kalang.

Pemilihan desa penerima bantuan tersebut berdasarkan penetapan yang merujuk pada surat keputusan Gubernur Kalteng dengan memprioritaskan desa tertinggal.

Saat ini tahapan pelaksanaan sudah memasuki penetapan pemenang lelang. Diperkirakan awal Juni nanti pemasangan PLTS di rumah-rumah warga mulai dilakukan oleh pemenang lelang.

Selain dari APBD Kabupaten Kotim, juga ada bantuan sebanyak 250 lebih PLTS dari Pemerintah Provinsi Kalteng untuk masyarakat Desa Kapuk. Tahun 2014 lalu bantuan serupa sebanyak 97 unit untuk masyarakat Desa Pahirangan.

Distamben Kotim bekerja sama dengan tim ahli dari LIPI untuk memeriksa PLTS sebelum dipasang. Jika ditemukan ada yang rusak atau tidak sesuai dengan spesifikasi dalam lelang, maka pemenang lelang harus mengganti dengan PLTS baru sesuai yang ditetapkan.

“Ini untuk menghindari kecurangan maka tim LIPI akan memeriksa satu per satu agar sesuai spek. Kan banyak produk China yang mirip,” sambung Dedi.

Menurut dia, banyak masyarakat yang meminta bantuan PLTS namun belum bisa dipenuhi karena keterbatasan anggaran. Untuk mengatasinya, pemerintah daerah menggandeng perusahaan swasta, khususnya perkebunan kelapa sawit dan pertambangan membantu melalui program corporate social responsibility atau tanggung jawab sosial perusahaan.

Data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kotim, desa yang sudah terlayani listrik PLN sebanyak 98 desa, sedangkan desa yang belum teraliri listrik PLN sebanyak 70 desa.

Jumlah rumah tangga yang belum berlistrik sebanyak 15.664 rumah tangga. Sementara itu, jumlah rumah tangga pengguna PLTS sebanyak 2.947 rumah tangga.

by www.selasar.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *