Energi Matahari terangi Malam TemajukWarga Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas pada beberapa tahun silam mayoritas masih menggunakan genset sebagai sumber penerangan saat malam datang. Namun kini meski belum 24 jam teraliri, daya listrik dari Pemerintah mulai mereka rasakan, salah satunya berasal dari energi tenaga alternatif bersumberkan cahaya matahari.

Kebutuhan listrik Temajuk berada dibawah tanggungjawab PLN Area Singkawang, berdasarkan data yang ada, Desa yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini dalam status isolated atau terisolasi dari mesin pembangkit utama milik PLN Area Singkawang.
Akibatnya pencarian daya alternatif untuk kebutuhan masyarakat perbatasan ini dijatuhkan kepada sinar matahari.

“Non Isolated bisa disuply dari mesin pembangkit, kalau disini masuk kategori isolated yang artinya terpencil dan terisolasi tidak bisa terlistriki dari pembangkit besar. Maka kita gunakan panas matahari beruntung kita wilayah kalimantan ini jalur khatulistiwa dan banyak panas cahaya matahari,” kata Darmadi Kamis (28/5/2015) kemarin di Pembangkit Listrik Tenaga Surya Temajuk.

PLTS Temajuk memiliki setidaknya 80 panel cell, luas keseluruhan panel setidaknya sebesar ukuran lapangan futsal, lokasinya persis berada didepan perumahan anggota TNI AL. Panel yang dihadapkan langsung kearah sinar matahari dijaga seorang petugas bernama Teddy.

Tugas Teddy, sehari-hari menjaga kestabilan cahaya yang masuk ke penampang panel cell, secara sederhana transformasi energi dari cahaya menjadi listrik ini berupa energi cahaya yang dikumpulkan oleh panel dikumpulkan menjadi logic yang masuk kedalam converter dan inverter, dari sini daya akan masuk ke Batery penyimpanan, saat disalurkan ke pelanggan daya dirubah dari DC menjadi AC.

PLTS yang baru mampu melayani 99 KK masih jauh kurang dibanding jumlah keseluruhan KK warga Temajuk yang mencapai angka diatas 400 KK. Sebagian besar dari mereka diantaranya memiliki panel cell pribadi maupun genset.

By pontianak.tribunnews.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *