solarpanel2Pemerintah serius mendorong penggunaan energi baru dan terbarukan termasuk dalam penyediaan listrik.

Sebagai simbol mendukung energi alternatif baru dan terbarukan, bakal ada pemasangan energi tenaga surya (solar cell) di Istana Kepresidenan di Istana Bogor dan Istana Merdeka, hingga gedung DPR.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan Indonesia harus beranjak dari penggunaan energi fosil ke energi baru terbarukan. Alasannya karena ketersediaan energi fosil seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) dan batu bara sangat terbatas.

“Kalau kita bicara ke depan, fosil itu akan semakin hari semakin turun. Ke depan, meski sekarang masih terasa mahal. Sekarang kan mahal dibandingkan apa yang ada, kalau nanti tidak ada fosilnya bagaimana. Kita menti mendorong bio energi, energi baru dan terbarukan,” kata Sudirman di acara Diskusi Energi Kita, di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta, Minggu (1/3/2015).

Sudirman mengatakan, sebagai bentuk dari keseriusan pemerintah, rencananya Istana Negara‎ hingga gedung DPR bakal menggunakan listrik energi baru dan terbarukan.

“Istana Bogor dan Jakarta kita akan pasang solar cell, energi baru dan terbarukan. Ini menjadi simbol. Memang simbolik tapi ada kesadaran penuh komitmen pada peningkatan porsi daripada energi terbarukan itu bisa dibangun,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga Sudirman berpesan pada masyarakat agar tidak takut menggunakan energi nuklir sebagai sumber energi potensial di Indonesia.

“Jangan takut pakai energi nuklir. Tiga negara nuklir dalam 5 tahun ke depan sedang menaikkan kapasitasnya,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *