PLTS.bursaenergiSUARADESA, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral saat ini tengah berupaya mewujudkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 5000 Megawatt (Mw).
Menurut Ketua Tim percepaatan Energi Baru Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral William Sabandar, program ini membutuhkan nilai investasi yang cukup besar mencapai USD7 miliar. Jumlah ini diprediksi akan bertambah seiring jangka waktu target pembangunan PLTS ini hingga lima tahun ke depan.
“Jadi peluncuran dan inisitaif energi bersih untuk program 5.000 mw berbasis energi surya ini memiliki nilai investasi USD7 miliar,” ujarnya, Jakarta, Selasa (22/12).
Menurut William, pembangunan PLTS ini akan melibatkan kerjasama dengan institusi non perbankan. Sehingga, Otoritas Jasa Keuangan akan dapat menjadi fasilitator pembiayaan proyek PLTS ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *