Lampu PJU MatiPANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO)- Pemasangan lampu jalan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan disepanjang jalan umum memang sangat diharapkan masyarakat. Pasalnya, selain masyarakat dibebankan membayar pajak penerangan jalan, juga jalan yang terang akan menimbulkan rasa aman saat mengemudikan kendaraan di jalan raya. Namun sangat disayangkan, puluhan lampu jalan, terutama lampu yang menggunakan tenaga surya raib digasak maling.

Dari pantauan Riau Pos, puluhan lampu jalan yang menggunakan tenaga surya yang terpasang di Jalan Lintas Timur, mulai dari Pebatuan Kulim Kota Pekanbaru hingga Pangkalankerinci Kabupaten Pelalawan sudah tidak berfungsi lagi. Semua komponen lampu tenaga surya untuk menyimpan tenaga matahari serta perangkat yang tersimpan di dalam box, tidak ada lagi.

“Yang tinggal hanya tiang-tiang saja. Itu pun, kalau sekiranya tidak terlalu sulit, dipastikan akan ikut digasak kawanan maling,” terang Aprianto Huroiroh warga Pangkalankerinci yang juga ikut kesal karena tidak berfungsinya lampu jalan di jalan umum tersebut kepada Riau Pos, Rabu (1/7).

Diungkapkannya, bahwa sejatinya Jalan Lintas Timur serta sejumlah jalur umum lainnya yang masih minim penerangan ditambah, tapi malah sebaliknya dicuri.
“Mestinya pihak kepolisian menangkap pelakunya. Bisa jadi ada sindikat pencuri lampu jalan ini. Nanti diganti pemerintah, terus dicuri lagi. Bisa jadi ditempat lain masih ada yang hilang,” paparnya.

Tidak hanya dijalur Lintas Timur Pekanbaru-Pangkalankerinci, sambung pria yang akrap disapa Anto ini, lampu jalan yang menggunakan tenaga surya juga ikut hilang di jalur Pangkalankerinci-Siak. Terutama dari Simpang Perak menuju kilometer 11.
“Dan hilangnya perangkat listrik tenaga matahari ini, menyebabkan jalan tersebut menjadi gelap, sehingga menyulitkan pengguna jalan dan rawan terjadinya kecelakaan serta ancaman tindak kejahatan lainnya,” ujarnya.

Selain di dua lokasi berbeda tersebut, lanjut Anto, lampu jalan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) ini juga hilang di desa menuju Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalankerinci. Dari 4 unit yang terpasang, dua unit di antaranya raib. Padahal, jalan menuju desa ini sangat gelap karena tidak ada penerangan lain.

“Ya, memang kami sangat kecewa, lampu jalan yang belum lama dipasang pemerintah sudah hilang. Padahal kami sudah berharap sangat lama. Dan alhamdulillah sudah dibantu pemerintah, tapi malah dicuri. Bisa jadi sisanya beberapa unit lagi akan segera digasak pencuri, jika hal ini tidak cepat diantisipasi. Untuk itu, kita harap pemerintah dapat segera mengganti lampu jalan yang hilang dan memasang pengaman khusus, agar lampu jalan menggunakan tenaga surya itu tidak mudah digasak tangan jahil yang tidak bertangungjawab. Dan kita juga minta agar instansi terkait, baik Satpol PP maupun Kepolisian dapat menindaklanjuti masalah ini,” tutupnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *