bursaenergiPANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) – Pemasangan lampu jalan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan di sepanjang jalan umum memang sangat diharapkan masyarakat.

Pasalnya, selain masyarakat dibebankan membayar pajak penerangan jalan, dengan adanya jalan yang terang akan menimbulkan rasa aman saat mengemudikan kendaraan di jalan raya. Namun sangat disayangkan, puluhan lampu jalan, terutama lampu yang menggunakan tenaga surya raib digasak maling.

Dari pantauan Riau Pos, puluhan lampu jalan yang menggunakan tenaga surya yang terpasang di Jalan Lintas Timur, mulai dari Pebatuan Kulim Kota Pekanbaru hingga Pangkalankerinci Kabupaten Pelalawan sudah tidak berfungsi lagi.

Semua komponen lampu tenaga surya berupa papar solar untuk menyimpan tenaga matahari serta perangkat yang tersimpan di dalam box, tidak ada lagi ditemukan.

“Yang tinggal hanya tiang-tiang saja. Itu pun, kalau sekiranya tidak terlalu sulit, dipastikan akan ikut digasak kawanan maling,” terang Heri Budianto warga Pangkalankerinci kepada Riau Pos.

Diungkapkannya, bahwa sejatinya Jalan Lintas Timur serta sejumlah jalur umum lainnya yang masih minim penerangan ditambah, tapi malah sebaliknya dicuri.

“Mestinya pihak kepolisian menangkap pelakunya. Bisa jadi ada sindikat pencuri lampu jalan ini. Nanti diganti pemerintah, terus dicuri lagi. Bisa jadi di tempat lain masih ada yang hilang,” paparnya.

Tidak hanya di jalur Lintas Timur Pekanbaru-Pangkalankerinci, sambung Heri, lampu jalan yang menggunakan tenaga surya juga ikut hilang di Jalan Pangkalankerinci-Siak.

Terutama dari Simpang Perak menuju kilometer 11. Selain di dua lokasi berbeda tersebut, lanjutnya, lampu jalan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) ini juga hilang di Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *