PJU Tenaga Surya KualanamuBanyaknya lampu penerangan jalan yang menggunakan tenaga surya di atas jembatan fly over bandara Kualanamu International Airport (KNIA) Sumatera Utara, hingga kini belum menyala dan hanya sebatas pajangan saja. Akibatnya para pengguna jalan mengeluh dan cemas bila melintas di jembatan tersebut saat Malam Hari.

Minimnya penerangan Jalan Alteri Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) hingga kini masih meresahkan para pengguna jalan, terutama para sopir taksi bandara. Mereka mengeluh dan takut bila melintas di jalan tersebut pada malam hari.

Seperti diungkapkan Sofian (32) salah satu sopir taksi di KNIA, Menurutnya akses jalan utama menuju dan dari KNIA pada malam hari sangat seram karena gelap dan sunyi.

“Penumpang yang kami antar terkadang sering mengeluh dan ketakutan melihat Jalan Alteri bandara yang gelap dan masih jarang pemukiman penduduk. Makanya untuk menghindari ketakutan dan ancaman kejahatan saat melintas, kami terpaksa memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, takut kalau tiba-tiba di setop orang di jalan yang gelap,” katanya

Humas KNIA Dewandono Prasetyo Nugroho saat dikonfirmasi mengaku kalau lampu jalan di jembatan fly over di depan pintu masuk KNIA adalah tanggung jawab pelaksana pembangunan jembatan PT Hutama Karya.

“Memang gelap kalau malam melintas di jembatan itu, sebaiknya penerangan harus di perhatikan untuk menghindari kejahatan ataupun kecelakaan,” kata Dewandono.Rabu(20/5)

Sementara itu, Zulfan pengendara sepeda motor yang merupakan karyawan bandara, mengatakan dirinya merasa takut saat melintas di atas jembatan tersebut saat malam, karena sangat gelap gulita dan sunyi sehingga berpotensi rawan kejahatan. Dia berharap agar lampu-lampu tersebut segera difungsikan.

“Lampu jalan banyak yang tidak menyala pada dua sisi jembatan. Beberapa hari lalu saya dengar terjadi perampokan sepeda motor di atas jembatan itu,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *