BLORA – Lebih dari sepuluh lampu penerangan jalan umum (LPJU) tenaga matahari (solar cell) di kawasan hutan jati di jalur lalulintas Blora-Cepu dilaporkan mati.

Tidak diketahui dengan pasti penyebab padamnya lampu penerangan yang berada di Desa Cabak, Kecamatan Jiken hingga Desa Sambong, Kecamatan Sambong, tersebut. Para pengguna jalan di jalur yang kini telah berubah menjadi jalan nasional dari sebelumnya jalan provinsi Jateng itu, mendesak agar LPJU yang mati tersebut segera diperbaiki oleh instansi terkait. ‘’Ruas jalan Blora-Cepu setahun terakhir ini lebih ramai kendaraan yang melintas dibanding tahun-tahun sebelum. Namun padatnya arus lalulintas itu tidak diimbangi lampu penerangan yang mencukupi. Kalau saya hitung sekitar sepuluh lebih LPJU di kawasan hutan yang mati,’’ ujar Wahyudi, salah seorang pengguna jalan Blora-Cepu, Senin (9/5).

Pria yang berdomisili di salah satu desa di Jepon ini mengaku kerap pulang malam lantaran lembur kerja di tempat kerjanya di Cepu. Tak mengherankan, dia pun cukup hapal lokasi LPJU yang mati. ‘’Dulu saat LPJU baru selesai dibangun sekitar awal tahun 2015, hanya sedikit yang mati, paling tidak empat sampai lima. Tapi sekarang lebih banyak yang mati,’’ ungkapnya.

Hal senada dikemukakan pula Sudirjo, salah seorang sopir truk. Hampir setiap malam dia mengaku melintasi jalan Blora-Cepu. Sebagai pengguna jalan, diapun mengharapkan LPJU yang mati tersebut segera diperbaiki. ‘’Apalagi tidak lama lagi bulan Ramadan yang diikuti Hari Raya Idul Fitri segera tiba. Tentu akan lebih banyak lagi kendaraan yang melintasi jalan Blora-Cepu. Demi kenyamanan, keamanan dan keselamatan pengguna jalan, kami minta instansi terkait segera memperbaiki LPJU yang mati tersebut,’’ tegasnya.

LPJU tersebut merupakan bantuan dari Pemprov Jateng melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng dan dibangun di akhir tahun 2014. Sebanyak 40 LPJU tenaga surya dipasang di sepanjang jalan raya sejauh sekitar 15 kilometer di kawasan hutan jati yang dulunya gelap gulita saat malam hari.

LPJU itu hingga kini belum diserahkan pengelolaannya kepada Pemkab Blora. Padahal kini ruas jalan Blora-Cepu sejak 2016 telah berubah statusnya dari jalan Provinsi Jateng menjadi jalan nasional. ‘’LPJU solar cell di pinggir jalan di kawasan hutan jati Cabak-Sambong itu kewenangan provinsi,’’ kata Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) H Setyo Edy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *