lampu-pjuPuluhan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada di sepanjang jalur provinsi dan antara Kabupaten Ponorogo – Kabupaten Pacitan serta Kabupaten Ponorogo – Kabupaten Trenggalek tak menyalah. Hal ini diduga disebabkan buruknya perawatan lampu yang secara keseluruhan menggunaan tenaga surya itu. Akibatnya, proyek bernilai miliaran milik Dinas Perhubungan (Dishub) Propinsi Jawa Timur itu, muspro.

Padahal, proyek ini awalnya menjadi lampu PJU untuk jalur antara kabupaten yang berjauhan dari permukiman penduduk atau di sekitar area persawahan baik yang dari Ponorogo menuju Pacitan maupun yang dari Ponorogo menuju Trenggalek.

Berdasarkan pantauan Surya di lapangan, di jalur Ponorogo – Pacitan puluhan lampu terpasang di jalur sepanjang Kecamatan Siman dan Kecamatan Balong. Sedangkan di jalur Ponorogo – Trenggalek terpasang mulai memasuki Kecamatan Sambit dan Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo serta Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Puluhan lampu yang dilengkapi dengan atap kaca sebagai penampung panas matahari ini, terpasang dengan jarak setiap 50 meter satu tiang. Namun dari puluhan lampu yang dilengkapi tiang besi itu, berdasarkan catatan Surya dari sebanyak 10 tiang, hanya tiga tiang lampu yang masih menyala saat malam hari.

Salah seorang warga Desa/Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Suroto mengatakan dirinya tak bisa memastikan matinya lampu-lampu bertenaga Surya itu, disebabkan masalah apa. Menurutnya, jika lampu tak menyalah bukan disebabkan bola lampu rusak atau kotak mesin di setiap tiang lampu itu rusak. Alasannya, seluruhnya masih utuh baik untuk bola lampu maupun kotak mesinya.

“Kami sendiri tak tahu kenapa tak bisa menyalah kalau malam hari. Yang jelas kelengkapan setiap tiang utuh, tapi kalau malam tak menyalah,” terangnya kepada Surya, Minggu (8/3/2015).

Dia mencontohkan lampu PJU bertenaga surya yang dipasang di Jalur Ponorogo – Pacitan mulai dari depan Pondok Gontor II Ponorogo hingga Jembatan Grenteng, Desa Madusari, Kecamatan Siman. Dari sekitar 10 sampai 12 tiang lampu PJU itu, hanya ada 3 yang menyalah saat malam hari.

Sumber : http://surabaya.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *