Lentera Tenaga Surya
Dalam rangka sambut Hari Bumi 2017 yang biasa diperingati setiap 22 April, salah satu kabupaten di Papua, yakni Lanny Jaya menerima bantuan berupa penerangan melalui 1500 lentera. Lentera tersebut merupakan lentera tenaga surya yang tidak memerlukan listrik maupun pemeliharaan yang rumit. Lentera ini berbentuk kubik dan menghasilkan cahaya putih sebagai penerangan ramah lingkungan.
Seperti namanya, lentera ini cukup dipaparkan di bawah sinar matahari secara langsung selama 10 jam untuk mendapatkan energi penuh dan mampu memberikan penerangan selama 12 jam. Ada tiga moda pencahayaan yang dapat dipilih, yaitu terang, sangat terang dan berkedip, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemakai. Lentera ini juga dapat dilipat dan mudah disimpan, bisa digantungkan atau dibawa sambil berjalan bahkan dilipat.
Kini malam hari di tujuh distrik yakni Tiom, Malagaineri, Mokoni, Bokon, Indawa, Wiringgambut dan Pirime tak gelap lagi. Plt Bupati Kabupaten Lanny Jaya Sendius Wonda mengatakan, sebelum memproleh bantuan, masyarakat Lanny Jaya sudah terhenti aktifitasnya jelang pukul 6 sore karena terhambat penerangan. Pukul 8 hingga 9 juga masyarakat telah tidur di Rumah Honai masing-masing. “Sekarang ada satu lentera di satu rumah sudah cukup dan bisa pada tidur jam 11 atau 12 malam, karena sekarang pada kerjakan Pekerjaan Rumah (PR) sekolah dan ibu-ibu membuat Noken dan bisa berbincang,” kata dia.
Lee menjelaskan bantuan tersebut merupakan bentuk mendukung komunitas untuk menciptakan masyarakat memperoleh kehidupan yang lebih berharga, dengan implementasikan teknologi lama yakni gunakan panas matahari dan tak bebankan biaya. Selain itu juga guna raih kesempatan memperoleh hidup dengan kebahagiaan baru sehingga lebih produktif. “Lampu ini mampu bertahan selama lima tahun. Saya harao sebelum lima tahun akses listrik sudah masuk (Lanny Jaya), tapi kalau belum kami akan beri bantuan lagi,” kata Lee.
Sumber berita by http://www.netralnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *