Naiknya tarif dasar listrik (TDL) diperkirakan bakal menjadi berkah bagi penjualan pemanas air (water heater) bertenaga matahari di Indonesia.

Teddy Tjan (kanan), Direktur Marketing PT Istana Argo Kencana yang memasarkan produk pemanas air Sanken Digital SWH  Flatium didampingi Liem Sucipto pada pameran Renovation & Construction Expo 2013 di Jakarta Convention Center (JCC).

“Tahun 2012, penjualan pemanas air di Indonesia mencapai 10 ribu unit. Tahun 2013 ini diperkirakan melonjak hingga 20 ribu unit jika TDL naik. Kami menargetkan menguasai 30 persen pasar water heater nasional,” sebut Teddy Tjan, Direktur Marketing PT Istana Argo Kencana.

Menurut Teddy, perkiraan kenaikan penjualan pemanas air ini karena masyarakat tidak dibebani biaya listrik jika menggunakan water heater bertenaga surya.

Dia melihat peluang pasar yang cukup luas di Indonesia, mengingat tarif listrik yang semakin mahal, sehingga diperlukan pembangkit energi bentuk lain.

Agar mampu bersaing di bidang teknologi tenaga surya, Sanken menggandeng perusahaan dari Jerman Ritter Groupe. “Perusahaan tersebut memang mencari mitra lokal dengan jaringan luas seperti Sanken yang sudah memiliki 24 cabang di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Teddy mengakui, saat ini Sanken masih berada di peringkat kedua nasional. Namun pada 2013 dia berharap bisa menjadi pemimpin pasar karena harga produk Sanken sangat bersaing dengan kualitas prima.

“Buktinya, baru sehari pameran di JCC, sudah 252 orang memesan produk water heater Digital SWH Flatium,” katanya.

Mengenai pasar yang akan dibidik water heater Solarex Flatium, dia menunjuk sejumlah hotel, rumah sakit dan perumahan sebagai sasaran ideal.

Teddy memaparkan, SWH Solarex Flatium menggunakan teknologi Blue Titanium Selective Coating Absorber (Germany Bluetec), sehingga sangat efektif menyerap sinar ultraviolet. Selisih efisiensi menyebabkan suhu air panas maksimal hingga 25 persen lebih tinggi dibandingkan merek lainnya.

Produk berteknologi Jerman yang dibanderol Rp16,5 juta ini diklaim mampu menampung 110 liter air. Meski tidak mendapatkan panas matahari, pemanas ini masih bisa menyimpan air panas selama tiga hari.

Sumber by www.suaramerdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *