c11d1b48af5c8e8318eb8b10e9bede60

WARTA KOTA, DEPOK – Karena minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Juanda, Depok, membuat ruas jalan ini menjadi rawan untuk kasus perampokan sepeda motor.

Bahkan dalam peristiwa terakhir, Jumat (9/1/2015) dini hari, kawanan pelaku tak segan-segan menghabisi nyawanya korbannya, Bambang Syarif Hidayatulah (23) warga asal Tasikmalaya, Jawa Barat di Jalan Juanda, tepatnya di dekat lokasi proyek Tol Cijago di seberang Pondok Pesantren Nurul Zahroh, Sukmajaya, Depok.

Kapolresta Depok Kombes Ahmad Subarkah menuturkan gelapnya ruas jalan membuat Jalan Juanda menjadi rawan aksi kejahatan terutama di malam hari.

“Ruas jalan yang gelap membuat rawan kejahatan di sana saat malam hari. Sudah cukup sering kasus perampasan motor di tempat itu yang dilaporkan kepada kami,” katanya Jumat (9/1/2014).

Ia mengatakan sejak pertengahan 2014 sampak awal Januari 2015 ini sedikitnya ada 5 kasus perampasan sepeda motor dan perampokan di Jalan Juanda.

Dalam peristiwa teranyar Jumat dini hari, katanya, kawanan begal bukan hanya merampas sepeda motor korban tetapi juga tak segan-segan membunuhnya. “Korban ditusuk tiga kali di tubuhnya, yakni di bagian dada, paha dan pinggang. Setelah itu motor dibawa larin sedangkan korban digeletakkan di trotar jalan di lokasi proyek Tol Cijago,” kata Ahmad.

Karenanya, Ahmad berharap Pemkot Depok, memberikan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang memadai di sana, agar lokasi itu tidak dimanfaatkan sebagai tempat aksi kejahatan.

“Di lokasi yang gelap motornya dirampas, jika melawan bisa dibunuh, seperti yang terjadi Jumat dini hari tadi,” kata Ahmad

sumber : http://wartakota.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *