PJU LED Solar Cell - Tenaga Surya Purbalingga
Selama musim hujan ini banyak lampu penerangan jalan umum (LPJU) di beberapa ruas jalan raya padam. Seperti di ruas Jalan Bojong Bukateja, Jalan Bojongsari-Bobotsari, Jalan S Parman. ”Beberapa lampu di Jalan S Parman mati kalau malam. Padahal ada beberapa titik di jalan itu bergelombang dan berlubang, sehingga rawan kecelakaan,” kata Andi, warga setempat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sigit Subroto mengakui adanya LPJU yang padam. ”Kami sudah menyiapkan material untuk mengganti lampu yang mati itu,” katanya.
Dia menuturkan, selama musim hujan ini jumlah lampu yang mati bertambah. Hal itu karena pengaruh air hujan yang merembes di bagian lampu penerangan. ”Selain itu ada beberapa kerusakan LPJU di ruas Jalan Bojong Bukateja dan ruas Jalan Bojongsari Bobotsari akibat penebangan pohon turus jalan,” katanya.
Akibat penebangan pohon, katanya, sejumlah kabel listrik putus. Kemudian sejumlah tiang listrik miring. Hal ini menyebabkan beberapa LPJU mati. ”Kami sudah mengajukan klaim kepada pihak yang melakukan penebangan agar memperbaiki kerusakan LPJU. Karena pekerjaan itu di bawah Bina Marga Provinsi,” ungkapnya.
Selain perbaikan lampu secara bertahap, DPU juga sedang mengupayakan lampu yang menggunakan tenaga surya (solar cell). Khususnya untuk jalan yang berada di luar jangkauan listrik. ”Namun kendalanya, solar cell itu tidak murah dan rawan pencurian. Apalagi ini akan ditempatkan di ruas jalan yang belum terjangkau jaringan listrik,” katanya.
Sigit berharap, pekerjaan perbaikan LPJU itu bisa selesai secepatnya. Karena dua bulan lagi sudah memasuki bulan Ramadan dan segera disusul dengan arus mudik Lebaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *