solar-cell.bursaenergiMulai bergulirnya pemerintahan desa tahun 2016, dengan beberapa pos anggaran dana desa yang akan diterima tiap desa, dengan angka yang cukup besar dibanding tahun sebelumnya, membuat pemerintah Kabupaten memberikan beberapa program kerja yang bisa dibuat menggunakan anggaran dana desa.
“Minimal ada dua lampu jalan solar cell per desa, untuk ditempatkan di daerah yang gelap, dan di APBD juga akan dianggarkan,” jelas Denny Mangala Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Minahasa, beberapa waktu lalu.
Selain itu, penerintah desa juga diminta untuk membangun minimal dua wc umum untuk warga yang belum miliki wc.”Buat juga Paud dan posyandu,” ujarnya. Ia menambahkan, di desa minimal memiliki lapangan sebagai sarana olahraga masyarakat.
“Buat perbaikan lapangan, atau buat baru kalau belum ada, untuk mencegah juga untuk terjadinya kekacauan di desa, supaya para pemuda ada aktifitas, kan kalau mereka berolahraga, malamnya pasti lelah dan istirahat, tidak ada lagi miras,” jelasnya.
Ada lagi, menurutnya, desa juga diminta untuk membuat gapura selamat datang desa.”Sudah ada desainnya, tinggal desa yamg bangun, supaya seragam, atau kalau sudah ada gapura, tinggal diperbaiki saja,” ujarnya.
Selain itu, desa juga bisa melakukan pengadaan bibit cengkih untuk dibagikan kepada masyarakat.”Bisa juga buat drainase, jalan desa, juga bisa untuk proyek antar desa, atau pekerjaan lain yang bisa dianggarkan menggunakn dana desa, dan untuk kesejahteraan masyarakat desa,” jelasnya.
Menurutnya, itu adalah beberapa pekerjaan yang bisa dilakulan menggunakan dana desa, untuk perbaikan desa, sejalan juga dengan tujuan pemerintah kabupaten.
“Jelasnya, kita akan kawal bersama dana desa yang masuk ke desa, supaya penggunaanya bisa tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *