PJUTS Pemkab Cilacap
CILACAP – Lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Cilacap secara bertahap diganti dengan lampu Light Emithing Diode (LED). Tujuannya, untuk menghemat energi listrik sehingga pada akhirnya akan menekan tagihan rekening yang harus dibayar.
“Pada tahun anggaran 2016 kami memasang 95 titik PJU yang kesemuanya menggunakan lampu LED. Hal ini dilakukan untuk menyiasati rekening listrik yang harus dibayar ke PLN,” kata Kepala Dinas Bina Marga, SDA dan ESDM, ARistiyanto didamping Kepala Bidang Ketenagalistrikan dan PJU, Bambang Tujiatno, kemarin.
Lampu PJU yang berada di wilayah Kota Cilacap, termasuk di sepanjang Jalan Lingkar Selatan, sudah menggunakan lampu LED semua. Upaya ini akan terus dilakukan hingga ke seluruh kota kecamatan. Selain menggunakan lampu LED, lanjut dia, upaya lain yang dilakukan untuk menghemati penggunaan energi listrik, yaitu dengan memanfaatkan secara maksimal energi tenaga surya.
“PJU yang kami pasang di beberapa ruas jalan, sudah menggunakan PJU tenaga surya. Masyarakat bisa membedakan PJU yang menggunakan energi listrik dari PLN dengan PJU yang menggunakan tenaga surya. Perbedaan kedua PJU tersebut terletak pada panel solar cell. Kalau PJU tenaga surya ada sola cell-nya yang berfungsi untuk menangkap panas matahari,” katanya.
Menguntungkan
Energi listrik yang dihasilkan dari panas matahari disimpan di hybrid battery. Kemudian energi listrik tersebut digunakan untuk menyalakan PJU. Penggunaan PJU tenaga surya sangat menguntungkan karena mengurangi penggunaan energi listrik PLN.
Namun ada kendala yang dihadapi dalam penggunaan PJU tenaga surya, yaitu ketika panas matahari yang diserap solar cell sedikit karena cuaca sedang mendung maka pasokan energi listrik yang tersimpan di battery juga sedikit sehingga nyala lampu PJU tersebut menjadi kurang terang. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, sebelum pagi lampu PJU itu sudah mati karena energi listrik yang tersimpan di battery sudah habis.
Tapi kalau pada siang hari sinar matahari bersinar sangat terik, lampu PJU tenaga surya mampu menyalami normal selama 12 jam, mulai dari pukul 18.00 sampai 06.00. Selain itu, lanjut Ristiyanto, pihaknya juga telah membenahi jaringan kabel listrik tegangan menengah yang ada di depan Alun-alun Cilacap.
Kabel listrik yang semula malang melintang di atas sekarang sudah dialihkan ke bawah tanah semua. Upaya yang sama juga akan dilakukan di tempat lain, terutama di sekitar Terminal Bus Cilacap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *