PJU.bursaenergiFajarnews.com, CIREBON- Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penerangan Jalan Umum (PJU) Dishubkominfo Kota Cirebon, Dodi Rochdat mengatakan, pihaknya telah menganggarkan sebanyak Rp 25 miliiar untuk pengadaan lampu hemat energi bagi PJU se-Kota Cirebon, untuk triwulan pertama dengan menggandeng pihak ketiga.
Alokasi anggaran Rp 25 miliar tersebut nantinya akan digunakan untuk pengadaan lampu hemat energi PJU, yakni salah satunya pemasangan Kilo Watt Hour (Kwh) disetiap PJU.
Hal itu, menurutnya, untuk efesiensi tagihan listrik PJU agar bisa ditekan hingga 40 persen, karena selama ini alokasi anggaran pembayaran tagihan listrik PJU se-Kota Cirebon tersebut masih belum mencukupi.
“Anggaran Rp 25 miliyar tersebut untuk pengadaan lampu hemat energi PJU yang akan dilaksanakan selama triwulan pertama, salah satunya ialah dengan pemasangan Kwh di setiap PJU se-Kota Cirebon,” ungkap Dodi Rochdat, saat ditemui awak media, Rabu (2/9).
Dikatakannya, PJU yang hidup ataupun mati, tetapi tetap saja harus dibayar. Hal, lanjut dia, merugikan pemkot. Karenanya, dengan pemasangan sistem Kwh di setiap PJU maka penghitungan penggunaan daya listrik bisa selaras dengan PLN dan PJU Dishub.
“Seperti halnya PJU di Jalan Kartini, Siliwangi maupun Karanggetas masih belum terpasang sistem seperti ini. Setelah pengadaan dan pemasangan lampu hemat energi PJU tersebut, nantinya bisa menghemat hingga 60 persen, dan kelebihan anggaran tersebut bisa digunakan untuk pembangunan PJU di daerah lain,” katanya.
Sebelumnya, Anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon yang tidak mencukupi pembayaran listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) se-Kota Cirebon, membuat pemkot menggandeng pihak swasta untuk pengadaan teknologi lampu hemat energi untuk pemenuhan PJU tersebut.
Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Asep Dedi saat ditemui “FC” diruang kerjanya usai rapat dengan Dishubkominfo Kota Cirebon, ketua DPRD dan pejabat lainnya, Selasa (1/9).
“Anggaran PJU di Kota Cirebon sendiri hanya disediakan sebesar Rp10-11 miliar, sedangkan anggaran tersebut hanya untuk pembayaran listriknya saja, belum perawatan dan biaya lainnya,” ujar Asep.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *