12fb52a9-2596-48ff-8b8d-1cfba501de9a_169

Demi memenuhi kekurangan aliran listrik di daerah terpencil, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Banten dijadwalkan akan membangun 300 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) mulai tahun ini.

Kepala Distamben Provinsi Banten, Eko Palmadi mengatakan, rencananya pembangunan 300 unit PLTS tersebut sedianya dibangun di dua Kabupaten meliputi Pandeglang dan Lebak.

“Pembangunan PLTS akan dibagi sesuai kebutuhan. Rencananya di Kabupaten Pandeglang PLTS akan dibangun sebanyak 100 unit, sementara Kabupaten Lebak sebanyak 200 unit,” kata Eko, Sabtu (21/2).

Selain itu, Eko bilang, pembangunan PLTS sendiri dilakukan guna menunjang upaya peningkatan rasio elektrifikasi yang ada di provinsi Banten. Di mana sasaran penerima program PLTS ini ialah daerah-daerah terpencil yang belum bisa terjangkau oleh jaringan listrik.

“Target kami adalah masyarakat yang kurang mampu yang lokasinya tidak terjangkau oleh jaringan PLN. Bantuan program pembangunan PLTS di Banten diberikan secara gratis kepada warga yang kurang mampu,” katanya.

Berdasar hitungan Eko, untuk membangun satu unit PLTS dibutuhkan dana sekitar Rp 3 juta. Dengan membangun 300 unit PLTS, pihaknya akan menganggarkan dana mencapai Rp 900 juta. Adapun tiap PLTS akan menghasilkan daya listrik sebesar 50 watt power.

“Bantuan pembangunan PLTS ini merupakan program berkelanjutan dan berdasarkan permintaan dari daerah masing-masing. Setelah PLTS dibangun, pemeliharaannya diserahkan kepada masing-masing pengguna,” pungkasnya.

Sumber : http://www.cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *