PJU Cirebon.bursaenergiSolar sel atau tenaga listrik dengan memanfaatkan cahaya matahari memang bisa dikatakan teknologi yang ramah lingkungan. Termasuk yang sekarang digunakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon yang menggunakan solar sel sebagai sumber listrik dalam Penerangan Jalan Umum (PJU) dan lampu lalu lintas.
Namun di musim penghujan seperti sekarang ini fasilitas lalulintas yang menggunakan solar sel kurang maksimal. Pasalnya cuaca yang terlalu sering mendung dan curah hujan yang tinggi membuat penyimpanan cadangan listrik berkurang. Tanpa adanya cahaya matahari maka tidak ada listrik yang dihasilkan.
Hal ini diakui oleh Kepala Bidang Lalu Lintas, Dishub Cirebon Nono Haryono. Pihaknya mengakui bahwa sepanjang musim hujan, penggunaan solar sel memang tidak maksimal. Biasanya dalam sehari satu buah perangkat solar sel mampu menyimpan daya untuk cadangan selama tiga hari. Namun dimusim hujan seperti sekarang hanya mampu menimpan setengahnya saja.
“Biasanya kalau musim kemarau, solar sel akan mampu menyimpan banyak cadangan listrik. karena intensitas cahaya matahari penuh. Sedangkan musim hujan seperti sekarang yang pasti tidak semaksimal di waktu panas penyimpanan cadangan listriknya,” katanya.
Di Kabupaten Cirebon sendiri memang hampir sepanjang jalur pantura terutama wilayah barat seperti Kecamatan Susukan hingga Arjawinangun penerangan jalan menggunakan tenaga solar sel. Sehingga dalam operasionalnya tidak membengkakan anggaran penggunaan listrik PLN. Karena tenaga yang dihasilkan dari tenaga listrik matahari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *