PT Pertamina telah menandatangani MoU dengan PT Len untuk membangun industri photovoltaic (PV). Kapasitas lokal tenaga surya Indonesia saat ini adalah 17 MW dan Pertamina berharap dapat mendorong industri untuk memproduksi sel surya (solar cells) dalam negeri dibanding mengimpor dari luar negeri. Saat ini, hanya modul dan sistem PV yang dibuat di Indonesia, sementara sel harus mengimpor.

Pemerintah melalui Peraturan Presiden No. 5 tahun 2006 memiliki sasaran bahwa pada tahun 2025 energi surya memiliki peranan 0,2 hingga 0,3% dari total suplai energi nasional, ujar Presiden Direktur Pertamina Karen Agustiawan.

Persentase 0,2 hingga 0,3% setara dengan 1.000 MW, yang mengindikasikan Indonesia membutuhkan peningkatan hingga 65 MW per tahun untuk mencapai target 2025.

Sumber by www.regionalinvestment.bkpm.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *