China pada Selasa mengatakan bahwa mereka akan menggelar perundingan pada pekan ini dengan Uni Eropa dalam upaya untuk menyelesaikan sengketa atas panel tenaga surya dan isu-isu bisnis lainnya, saat ketegangan antara kedua risiko tersebut semakin meningkat menjadi perang perdagangan.

Kedua belah pihak “secara tentatif memutuskan” untuk menggelar pertemuan gabungan tahunan komisi perekonomian dan perdagangan tingkat menteri pada Jumat di Beijing, kata Shen Danyang, juru bicara untuk Kementerian Perdagangan.

“Pada konferensi ini, kedua belah pihak akan benar-benar serius meninjau apa yang terjadi selama setahun terakhir dalam hubungan perdagangan bilateral dan studi untuk bagaimana menyelesaikan masalah (tersebut), termasuk sengketa atas perdagangan (panel tenaga surya) yang dapat menghasilkan daya,” katanya kepada wartawan.

Menteri Perdagangan China, Gao Hucheng, dan Komisaris Perdagangan Uni Eropa, Karel De Gucht, akan bersama-sama memimpin perundingan, tambah Shen.

“Kami yakin kedua belah pihak akan menghargai kesempatan tersebut… dalam cara pragmatik membuat upaya gabungan untuk mencapai sebuah kesepakatan (pada isu tenaha surya) yang dapat diterima keduanya sesegera mungkin,” katanya.

Komisi Eropa, badan eksekutif Uni Eropa, memberlakukan tarif rata-rata sebesar 11,8 persen bulan ini, yang akan naikmenjadi 47,6 persen pada 6 Agustus jika tidak ada negosiasi berdasarkan pada komitmen China untuk menangani masalah tersebut.

Selain masalah tenaga surya, Brussel dan Beijing juga terlibat dalam serangkaian perselisihan meliputi produk-produk lain, mulai dari pipa baja hingga anggur, yang telah memicu kekhawatiran adanya perang dalam dunia perdagangan.

China mengatakan pada bulan ini bahwa mereka akan menangani “secara tepat” keputusan Uni Eropa untuk menantang sengketa itu di Organisasi Perdagangan Dunia setelah Beijing memberlakukan sejumlah kewajiban pada beberapa produk baja.(kn/ml)

 

Sumber by www.yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *