PJU Bawean.bursaenergiKondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Lingkar Bawean kondisinya cukup memprihatinkan. Selain sudah tidak menyala, kondisi PJU juga sudah mulai banyak yang rusak.
Meski begitu, sampaisaat ini Unit Pelaksa Teknis (UPT) PU Bawean belum juga melakukan perbaikan.
Aiptu Besuki, Kanit Polsek Tambak mengatakan lampu PJU di depan kantor Polsek sudah lama rusak. Anehnya, sampai sekarang belum diperbaiki. Padahal, PJU yang terpasang memakai tenaga surya, tentunya harganya lebih mahal dibanding lampu biasa.
“Semestinya instansi yang menangani PJU segera memperbaikinya, mengingat kebutuhan penerangan jalan pada waktu malam hari,” kata dia.
Menanggapi hal ini, Kepala UPT PU Bawean M Zen membenarkan banyak lampu tenaga surya yang terpasang di jalan lingkar mengalami kerusakan belum diperbaiki. Ada beberapa lampu yang rusak karena akinya dicuri orang. Seperti yang terpasang di Desa Sungaiteluk. “Memang belum ada perbaikan, padahal sudah dilaporkan,” katanya.
Sementara itu, Camat Tambak Narto mengatakan penerangan jalan yang rusak di wilayahnya meminta agar segera diperbaiki. Termasuk di depan kantor kecamatan juga rusak. “Padahal pusat kota yang butuh terang benderang,” ungkap dia.
Menurut dia, sebentar lagi akan dipasang lampu PJU baru melalui anggaran pemerintah di Desa Kepuhteluk, Desa Kepuhlegundi, Desa Diponggo, dan Desa Gelam. “Total anggaran untuk pemasangan PJU yang baru sebesar Rp 550 juta,” terangnya.
Di tempat terpisah, Bambang Isdianto, Kepala Dinas PU Gresik menyatakan ada 5 desa menerima anggaran untuk pemasangan lampu PJU di jalan lingkar Bawean. “Anggaran langsung ke desa, nantinya kerjasama dengan Dinas PU karena lampu dipasang di jalan lingkar,”-ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *