Listrik bagi Pulau Derawan, menjadi sesuatu yang menentukan.  Saat ini, layanan listrik yang diberikan PLN hanya pada malam hari selama 12 jam, dengan menggunakan diesel.  Siang hari, praktis masyarakat tak bisa menikmati listrik.  Inilah yang diupayakan PLN agar warga di pulau tersebut, tetap menikmati listrik.

Bupati Makmur HAPK, kemarin (8/3), ketika berada di Pulau Derawan mendampingi Bupati Halmahera Barat, melakukan peninjauan di lokasi pembangunan PLTS.  Kegiatan yang masih berupa pemasangan rangka, menurut Bupati seharusnya proyek ini bisa diselesaikan dengan segera, mengingat kebutuhan listrik terus mendesak.  Terutama di siang hari. ”Mungkin akan menjadi lebih baik, bila proyek ini bisa diselesaikan segera,” kata Makmur. Lokasi pembangunan PLTS tersebut, hanya beberapa meter dari tepi pantai, bersebelahan dengan mesin pembangkit yang ada. Penyerapan listrik lebih bagus, karena berada di ruang terbuka.

Paling lambat, menurut dia, akir Maret bisa selesai, sehingga rencana kunjungan menteri ke Pulau Derawan, sekaligus diagendakan untuk diresmikan.  Bupati juga mencermati bagian penyangga rangkaian besi aluminium itu yang memang belum dikencangkan.  Menurut salah seorang pekerja, masih menunggu elemen solar cell yang masih dalam proses pengiriman.

Kebutuhan listrik seluruh masyarakat pulau, menurut petugas PLN di Derawan sekitar 175 KVA.  Listrik tersebut, dipenuhi PLN melalui mesin genset yang dioperasikan dengan menggunakan bahan bakar solar, yang beroperasi pada malam hingga pagi hari selama 12 jam.  Siang harinya, pasokan listrik terhenti.  Untuk operator wisata, terpaksa menggunakan mesin genset sendiri.

Listrik yang mampu dihasilkan PLTS tersebut, dengan seluruh rangkaian elemen yang ada sebanyak dengan kebutuhan masyarakat, yakni sekitar 175 KVA.  Sehingga, produksi listrik, untuk memasok kebutuhan listrik pada siang hari saja.  Malam hari, fungsi mesin genset tetap beroperasi. Dua situasi ini, menjadikan Derawan bisa menikmati listrik selama 24 jam.

Bupati Makmur berharap, agar pekerja pembangunan PLTS bisa dipacu, sehingga harapan masyarakat bisa segera terpenuhi.  Yakni menikmati listrik selama 24 jam.  Ini untuk membangkitkan aktivitas perekonomian masyarakat dalam mendukung pariwisata di Pulau Derawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *