pencurian komponen lampu tenaga surya pulai pisau
Pulang Pisau – Aparat Polres Pulang Pisau meringkus pelaku pencurian komponen lampu penerang jalan umum (PJU) tenaga surya, jalan lintas kalimantan. Kedua pelaku,  Ateng alias Ade Bin Menan (40) dan Daus, alias Jubai Bin Lotot (43,), Warga Desa Simpur, RT 002, Kecamatan Jabiren Raya, Pulpis, tertangkap petugas patroli, saat melancarkan aksinya, Rabu (3/8/2016).
“Sebanyak 11 tempat kejadian perkara (TKP) di lima lokasi kedua pelaku melancarkan aksinya sejak 4 Juni 2016, dan telah meraup keuntungan dari komponen lampu penerang jalan tersebut,” kata Kapolres Pulang Pisau, AKBP Budi Satria Nasution melalui Waka Polres Pulpis, Kompol Qory Wicaksono, didampingi Kasat Raskrim Polres Pulpis, AKP Iqbal Sengaji, kepada pers, Jumat (5/8/2016).
Kompol Qory Wicaksono mengatakan, pihaknya sudah mengamankan pelaku dengan sejumlah barang bukti. Berdasarkan keterangan pelaku, keduanya melakukan aksi sejak Rabu (4/5/2016) di jalan lintas kalimantan Km. 52 Desa Pilang, Kecamatan Jabiren Raya. Kemudian Rabu (11/5/2016) tidak jauh dari TKP pertama, mereka kembali melakukan aksinya. Pada Rabu (25/5/2016) pelaku kembali menggarong di lokasi jembatan Tumbang Nusa, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya. Masih Rabu (25/5/2016) pelaku mengambil lagi komponen lampu penerang jalan tidak jauh atau hanya 50 meter dari TKP sebelumnya di jembatan Tumbang Nusa.
Kamis (2/6/2016) jembatan Tumbang Nusa kembali menjadi langganan kedua pelaku untuk mengambil komponen penting lampu tenaga surya di lokasi tersebut. Minggu (12/6/2016)  kembali operasi di km.52 Desa Pilang Kecamatan Jabiren Raya.Berikutnya lagi pada Kamis (23/6/2016) di jalan lintas Kalimantan Km. 64 Desa Pilang Kecamatan Jabiren Raya beraksi, pada saat yang sama juga di lokasi yang sama lampu PJU diembat lagi oleh kedua pelaku.
Tidak puas dengan hasil tersebut bulan berikutnya pada hari Minggu (10/7/2016) pelaku berpindah tempat kali ini di jalan lintas Kalimantan Km 01 Kelurahan Bereng Kalingu Kecamatan Kahayan Hilir di tikungan dekat Polres Pulang Pisau. Selanjutnya berpindah lagi pada 10 Kamis (21/7/2016) masih di jalan lintas Kalimantan Desa Mantaren 2 Kecamatan Kahayan Hilir. Pada Hari Rabu (3/8/2016)  pelaku kembali melakukan aksiny di jalan lintas Kalimantan Km. 51 Desa Pilang Kecamatan Jabiren Raya. Aksi kedua pelaku diakhiri Polres Pulang Pisau yang pada saat itu bertugas patroli dan memergoki kedua pelaku tersebut.Aksi pelaku yang dilakuka di 11 TKP tersebut rata-rat pada pukul 23.00 WIB.
Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan informasi kata Qory, pelaku pencurian melakukan aksinya menggunakan sarana berupa sebuah mobil pick up warna hitam yang diparkir tidak jauh dari lokasi, berdasarkan informasi tersebut  petugas juga menyebar info ke informan dan selanjutnya melakukan patroli rutin.dan pada hari Rabu (3/8/2016) sekitar pukul 23.45 Wib di jalan lintas kalimantan Km. 51 Desa Pilang Kecamatan Jabiren Raya, pada saat melakukan patroli di jalan lintas kalimantan (Mintin – Tumbang Nusa) dengan sasaran lampu penerang jalan yang masih terpasang.
Petugas menemukan sebuah mobil pick up warna hitam dengan nomor polisi DA 9663 CL yang diparkir dipinggir jalan, saat didekati ternyata mobil tersebut dalam keadaan kosong, selanjutnya petuga melakukan pengecekan terhadap tiang penyangga lampu penerang yang berjarak sekitar 150 meter dari mobil tersebut. Petuga memergoki kedua pelaku sedang memotong tiang penyangga lampu penerang jalan tenaga surya, menggunakan gergaji besi dan pada ujung tiang tersebut terdapat seutas tali warna putih, selanjutnya kedua pelaku ditangkap berikut barang bukti tersebut diatas.
Saat diinterogasi, kedua pelaku mengaku perbuatannya dan menenarangkan benar mereka berdua telah melakuan pencurian lampu-lampu penerang jalan yang terpasang di jalan lintas Kalimantan Desa Tumbang Nusa, Desa Pilang, Desa Henda, Desa Mantaren 2 dan jalan lintas kalimantan tikungan dekar kantor Polres Pulang Pisau.
Modus operandi kedua pelaku mendatangi lampu penerang menggunakan sebuah mobil pick up milik Ateng, kemudia memarkir mobil tersebut tidak jauh dari sasaran, selanjutnya kedua pelaku terlebih dahulu mengaitkan tali tambang warna putih pada ujung atas tiang tersebut, dan memotong tiang penyangga lampu penerang menggunakan gergaji besi, saat tiang tersebut hampir putus, kedua pelaku menarik tali pengait agar tiang tidak tumbang ke atas badan jalan.
Barang-barang yang diambil pelaku berupa komponen lampu penerang berupa ACCU kering dan solar cell, selanjutnya barang yang berhasil diambil tersebut dijual ke daerah Tumbang Hakau Kabupaten Gunung Mas melalui perantara bernama Bapa Ebi. Dalam sebuah tiang lampu penerang terdapat 2 buah solar cell yang dijual dengan harga Rp 1.600.00,- per buah dan 3 accu kering dijual dengan harga Rp 300.000,- perbuah sehingga dalam satu tiang kedua pelaku memperoleh keuntungan kotor sebesar Rp 4.000.000,- sedangkan upak untuk perantara sebesar Rp 700.000.
Polisi juga berhasi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 10 buah solar eksel, 1 buah gergaji besi, 31 buah aki kecil merek VISION, 21 buah aki besar merek Sealed VRLA AGM, tali nilon, senter, kunci pas, kotak aki, mobil yang dipakai tersangka dengan STNK atas nama Ateng. Kedua pelaku dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke 4 dan ke 5 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
Sumber Berita By http://www.borneonews.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *