KOTA-Proyek senilai Rp 2,4 miliar lebih di Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, mendapat sorotan. Pasalnya, proyek yang merupakan program Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) ini ditengarai tak sesuai rencana. Proyek tersebut berupa pengaspalan jalan, mandi cuci kakus (MCK), bronjong, lampu penerangan jalan umum (PJU) yang menggunakan tenaga surya, serta halte. Ketua Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Cabang Sumenep Moh. Dayat menegaskan, proyek yang nilainya mencapai Rp 2,4 miliar itu diduga terdapat pemborosan.

Pekerjaan yang dihasilkan tidak sesuai dengan alokasi anggaran yang besar. ”Seperti aspal yang asalasalan. Baru selesai dikerjakan sudah ada yang membengkak,” ujarnya. Dayat menduga, aspal yang dipasang terlalu tipis, kemudian jalan yang diaspal hasilnya tidak halus. Pihaknya juga mempertanyakan realisasi anggaran yang besar namun hanya menghasilkan pekerjaan minim. Proyek dengan pemenang tender PT Tirta Buana Sakti ini, versi Gapeksindo ditengarai terdapat kerugian negara.

Sebab, menurut Gapeksindo diduga kuat pengerjaannya tidak dilakukan langsung oleh pemenang tender. Melainkan, masih disubkan pada kontraktor lainnya. Dengan demikian, tanpa mengerjakan, PT yang bersangkutan mendapatkan hasil. Untuk mengetahui berapa kerugian negara dari proyek yang didanai APBN 2012 ini, Gapeksindo mendesak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan audit investigasi. Sehingga, tidak menimbulkan fi tnah. Kades Parsanga Imam Idafi menyayangkan pelaksanaan proyek tersebut.

Sebab, meski jumlah dana sebesar Rp 3 miliar, namun dilaksanakan dengan tawaran Rp 2,4 miliar. Akibatnya, berdampak pada kualitas proyek di lapangan. ”Sementara warga membutuhkan hasil proyek yang berkualitas,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Moh. Zein Saleh menyatakan, proyek tersebut kewenangan pusat. Instansinya hanya sebatas koordinasi dengan pelaksana dan aparat desa. ”Kita hanya membantu di bawah, kalau ada permintaan dari pemerintah pusat,” tandasnya

 

Sumber By www.maduraterkini.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *