PJUTS Haluan
SIJUNJUNG, HALUAN — Warga Kecamatan Kupitan mengeluhkan banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati. Puluhan PJU tenaga surya yang terpasang disepan­jang jalan lintas Sumatera di wilayah Kecamatan Ku­pitan tersebut mati karena accu yang menjadi sumber energinya hilang dicuri oleh orang tak bertanggung jawab.
Hadiatullah Montella, salah seorang tokoh muda di Kenagarian Padang Sibu­suk, Kecamatan Kupitan mengatakan, hilangnya ac­cu PJU tersebut diduga kuat karena dicuri orang. Karena harga aki PJU itu sangat mahal dan bisa dipakai sebagai pengganti aki mo­bil. “Sepengetahuan saya kalau beli baru harganya sekitar Rp1,8 juta,” katanya kepada wartawan, Senin (19/12).
Menurutnya, PJU tena­ga surya di Kecamatan Ku­pitan dibangun sekitar tahun 2015. Tidak lama kemudian satu persatu PJU mulai banyak yang mati akibat tidak ada accu-nya. Sehingga kondisi se­pan­jang jalan lintas Sumatera yang melintas di wilayah Kecamatan Kupitan men­jadi gelap dan kondisi jalan yang gelap berpotensi me­nimbulkan kriminalitas serta kecelakaan karena dekat dengan pemukiman penduduk.
“Kami harap pe­me­rin­tah daerah segera memper­baiki. Jangan sampai me­nunggu ada korban jiwa dulu,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Kupitan, Gafrialdi mem­benarkan banyaknya lampu PJU tenaga surya yang mati di wilayahnya tersebut, dan pihaknya belum me­ngeta­hui secara pasti mengenai siapa pihak yang ber­tang­gung jawab atas PJU tenaga surya terse­but.
“Kita tidak mengetahui secara pasti terkait kewe­nangan dalam perawatan PJU tenaga surya tersebut, pihak provinsi ataukah Pemerintah Kabupaten Si­jun­jung melalui Dis­tamben,” ujarnya.
Sementara, Kepala Di­nas Pertambangan dan Ener­gi Kabupaten Sijun­jung, Jon Kenedi saat di­kon­firmasi wartawan mela­lui telepon genggamnya tidak menjawab panggilan.
Dari informasi yang diperoleh, banyaknya lam­pu penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya yang mati di sejumlah ruas jalan Lintas Sumatera di wilayah Kabupaten Sijunjung, ter­masuk di Kecamatan Ku­pitan sudah diketahui oleh Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabu­paten Sijunjung. Selain sudah ada laporan dari masyarakat, pihak dinas juga pernah beberapa waktu lalu melakukan peman­tauan di lapangan, namun sampai saat ini PJU yang rusak terse­but tak kunjung dilakukan perbaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *