PJU Karanganyar matiKARANGANYAR (KRjogja.com) – Sebanyak 12 lampu penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) di jalan raya Karangpandan dan 20 titik PJU energi listrik di Tawangmangu rusak. Perbaikan PJU di ruas jalan utama jalur angkutan Lebaran tersebut diupayakan rampung sebelum hari raya.

Plt Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Waluyo Dwi Basuki kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (26/6/2015) mengatakan untuk perbaikan PJU tenaga surya di jalan raya Karangpandan merupakan tanggung jawab Pemrov Jawa Tengah.

“Bagaimana akan memperbaikinya jika PJU itu bukan milik kami? Namun sudah disampaikan ke Satker Provinsi terkait 12 PJU tenaga surya yang tidak berfungsi. Kami siap diberi hak mengelolanya. Namun jika tidak, kami mendesak perbaikan segera,” katanya.

Basuki mengakui perihal kondisi yang kerap dikeluhkan pengguna jalan di jalur utama Karangpandan-Tawangmangu itu. Bahkan masyarakat seringkali menyampaikan keluhan langsung ke Bupati Juliyatmono, terkait keberadaan 12 PJUTS sepanjang 2 kilometer itu. Basuki mengupayakan solusi permanen dapat diperoleh sebelum momentum puncak arus mudik dan balik.

“Sebenarnya tidak terlalu sukar, hanya butuh mengganti lampu 60 watt jika ternyata itu rusak. Atau membenahi rangkaian perangkat penyimpan energi. Opsinya tinggal diserahkan ke Karanganyar atau dibenahi langsung pemprov,” katanya.

Selain di lokasi ini, kerusakan 20 titik PJU mulai Pasar Tawangmangu ke atas juga belum dibenahi. Kabid Pertamanan dan Penerangan Jalan, Dwi Cahyono menambahkan, kerusakan PJU di jalur ini diakibatkan perangkat aus. Namun demikian, perbaikan mendatang diprediksi tak mengalami kendala berarti.

“Langsung bisa diganti. Sebelum lebaran sudah selesai,” katanya.

Untuk diketahui, terdapat 40 ribu titik PJU milik Pemkab yang tersebar di 17 kecamatan. Dari jumlah tersebut, sekitar 5 persen tak berfungsi normal. Adapun pemeliharaan puluhan ribu titik PJU pada tahun ini, sebagian ditopang APBD senilai Rp 300 juta dan swadaya desa. Menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran, DKP menjamin penerangan jalan umum sudah siap, baik itu di jalan milik provinsi maupun jalan kabupaten.

“DKP membuka posko pengaduan perihal PJU. Masyarakat bisa langsung melapor ke kantor, sms ke perangkat pemerintah setempat atau bahkan mengirim pesan ke bupati. Nanti akan segera ditindaklanjuti,” timpal Basuki.

By krjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *