PJU PurwakartaINILAH, Purwakarta – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Purwakarta, akan menambah jumlah penerangan jalan umum (PJU) baru sebanyak 120 titik di tahun ini. Adapun anggaran untuk pengadaan fasilitas umum ini sekitar Rp 800 juta.

Kepala DKP Kabupaten Purwakarta, Ruslan Subandi mengatakan, sejumlah PJU baru tersebut akan terkonsentrasi di ruas jalan kabupaten yang dinilai rawan tapi kondisinya masih gelap. Salah satunya, seperti di sepanjang jalur Wanayasa dan jalur Bojong menuju Darangdan.

“Ada sejumlah titik lagi yang belum dipasangan penerangan jalan,” ujar Ruslan kepada INILAH.COM, Selasa (19/5).

Ruslan mengaku, sampai saat ini baru 80% jalur kabupaten yang sudah dipasang PJU. Untuk sisanya, pihaknya menargetkan bisa selesai dua tahun ke depan. Itupun, jika jaringan listrik ke wilayahnya memadai. Meski demikian, yang belum ada jaringan bisa memakai PJU tenaga surya.

“Ada sekitar 3.000 PJU yang sudah terpasang. Untuk tahun depan pun kami berencana memasang 500 titik PJU lagi. Tapi, untuk tahun ini hanya 120 titik,” jelas dia.

Ruslan mengatakan, pada umumnya kondisi jalan kabupaten sudah terpasang PJU. Hanya saja, ada beberapa jalan pedesaan yang belum memiliki PJU. Padahal, jalan tersebut kondisinya sudah diperbaiki.

“Yang jelas, hal ini pun menjadi prioritas kami selama ini,” tegas dia.

Dia menambahkan, ke depan Purwakarta bakal lebih terang dari sebelumnya. Dengan begitu, program ‘Jabar Caang’ yang dicangkan Pemprov Jabar, sukses dijalankan oleh Purwakarta.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menambahkan, program ‘Jabar Caang’ yang dicanangkan Pemprov Jabar sebenarnya bukan menitik beratkan pada penerangan jalan saja. Melainkan, lebih kepada program listrik desa (Lisdes).

“Persoalan listrik dan penerangan jalan, di Purwakarta cenderung sudah baik. Bahkan, bisa dibilang lebih unggul dari daerah lain,” cetus dia.

Dedi mengatakan, saat ini hampir 99% rumah warga telah teraliri listrik. Pencapaian ini bisa dikatakan lebih besar dibanding daerah lain.

Sampai saat ini rumah warga yang belum teraliri listrik masih menyisakan 4.356 kepala keluarga (KK). Tapi, pihaknya menargetkan, pencapaian 100 % pemasangan jaringan listrik bagi warga ini bisa selesai tahun ini.

“Untuk menuntaskan program Lisdes ini kami siapkan anggaran Rp 4 miliar,” pungkasnya. [ito]

by www.inilahkoran.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *