Sebagian masyarakat di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, yang belum mendapat aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) terpaksa menggunakan penerangan listrik tenaga surya (solar cell).

“Bahkan sebagian masyarakat yang tidak memiliki lampu dengan tenaga surya, mereka terpaksa menggunakan lampu teplok,” kata Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru Suji Hendra, Sabtu.

Hanya saja, kata Suji, apabila terjadi kerusakan pada salah satu peralatan solar cell, harganya cukup mahal. Sehingga masyarakat yang mampu menggunakan penerangan lampu tenaga surya hanyalah orang-orang tertentu saja, atau orang-orang yang mampu saja.

“Kasihan warga, terutama mereka yang kurang mampu, terpaksa menggunakan penerangan lampu teplok saja,” ujarnya.

Suji berharap kepada pemerintah daerah, terutama PT PLN segera memberikan pelayanan masyarakat Kotabaru yang belum bisa mendapatkan aliran listrik dari PLN.

Jika memungkinkan, Pemkab Kotabaru bersama-sama PT PLN serta perusahaan yang ada di daerah tersebut untuk memberikan pelayanan listrik melalui program Community Development atau Coorporate Social Responsibility (CD/CSR).

Sebelumnya, Dinas Pertambangan dan Energi Kotabaru, sejak 2007 hingga 2010 telah membagikan 1.908 unit listrik tenaga surya atau “solar home system”.

Listrik tenaga surya tersebut diberikan kepada masyarakat di pedalaman, khususnya mereka yang belum terjangkau listrik dari PLN.

APBD 2007 Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) menyerahkan bantuan 200 unit LTS kepada masyarakat di Pulau Laut Kepulauan sebanyak 175 unit, daerah pegunungan Meratus, Muara Ure, Hampang 10 unit, dan Sungai Durian, Bulu Kuning sebanyak 15 unit.

Selanjutnya, APBD 2008 Distamben kembali membagikan 310 unit LTS untuk masyarakat, terdiri dari masyarakat Muara Ure, Paramasa 2X9 dan Lipon sebanyak 200 unit, Pulau Kerumputan 10 unit, Bulu Kuning 100 Unit.

Sedangkan APBD 2009, Distamben membagikan sekitar 1.065 unit LTS kepada 1.065 kepala keluarga masyarakat di hampir 20 kecamatan, terutama mereka yang berada di daerah pegunungan dan peisisir yang belum mendapatkan aliran listrik dari PT PLN.

APBD 2010, Distamben membagikan 333 unit LTS untuk masyarakat di Pamukan Barat, Pulau Sembilan, Kelumpang Barat, Sungai Durian, kelumpang Utara, Hampang dan Kelumpang Hulu.

(ea/EA/bd-ant)

Sumber by www.beritadaerah.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *