Perumahan di Kediri dan sekitarnya berlomba-lomba memberi fasilitas lebih. Salah satunya adalah dengan mengaplikasikan solar cell atau pembangkit listrik tenaga matahari. Sehingga, Anda tidak perlu takut jika terjadi pemadaman listrik dari PLN. Karena lampu rumah akan tetap menyala dengan menggunakan solar cell.

Salah satu perumahan yang telah menerapkan solar cell adalah Kediri Family Residence (KFR) di Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Setiap rumah dipasang sebanyak empat panel surya. Itu setara dengan 1.000 watt. “Per panel dayanya 250 watt,” ujar Daniel Sony Pinaria, owner KFR.
Sony mengatakan, cara kerja panel surya tidaklah rumit. Biasanya panel-panel tersebut dipasang di atap rumah. Untuk menyimpan tenaga matahari, ada alat yang dinamakan inverter. “Jadi setelah terserap oleh panel akan dialirkan ke inverter untuk menjadi listrik,” ungkapnya.
Dalam sehari, lanjut Sony, rata-rata sinar matahari yang diserap bisa sampai 5 jam. Dengan modul surya berkapasitas 1.000 watt peak (wp), maka akan menghasilkan listrik sebesar 5.000 wh (watt per hari).

Karena itulah, menurut pria asal Sidorrjo ini, penggunaan solar cell bisa lebih murah. Sebab, tanpa supply dari PLN, listrik yang dihasikan mencapat 5.000 watt. Selain itu, solar cell merupakan upaya untuk mengurangi pemanasan global. “Energi yang ramah lingkungan. Karena tidak menggunakan bahan bakar,” terangnya.
Tidak hanya itu, penggunaan solar cell juga meningkatkan nilai properti dan penghematan jangka panjang. Daya tahan panel yang dipasang bisa sampai 20 tahun. Sementara inverter bisa bertahan sekitar lima tahun. Namun dengan investasi Rp 25 juta (1.000 watt), pemilik rumah bisa menghemat biaya listrik setelah delapan tahun.

Umumnya pembangkit listrik tenaga surya ada dua macam tipe utama. Yakni tipe off grid (OG). Yakni komponen utamanya terdiri atas solar cell, controller, baterai, dan inverter. Biasanya tipe ini tidak memerlukan jaringan PLN atau independen. Sementara tipe gried tie (GTI) memerlukan jaringan PLN. Namun, sistem ini lebih murah dan efisien. Komponen utamanya adalah solar cell dan inverter jenis grid tie. “Punya keunggulan dan kelemahan masing-masing,” ujar Sony.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *