Pemkab Sumenep mulai merintis program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai salah satu bentuk menyukseskan program hemat energi.

Kepala Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumenep, Suprayugi, Selasa (05/06/12) menjelaskan, pihaknya memang berkonsentrasi pada energi baru terbarukan, dalam bentuk PLTS. Tahun ini pihaknya mulai merintis lampu penerangan jalan umum (PJU) yang menggunakan tenaga surya. “Sebagai tahap awal, tahun ini kami mentargetkan 25 titik PJU dengan tenaga surya, yang akan dipasang membentang mulai Bluto, Saronggi, Kota hingga Batuan,” katanya.

Ia mengatakan, program PJU menggunakan tenaga surya tersebut ditargetkan akan selesai terpasang dalam 1 bulan ke depan. “Konsentrasi awal memang di wilayah perkotaan. Kalau nantinya diterima masyarakat, maka akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Suprayugi memaparkan, sejak tahun 2011 sebenarnya Pemkab Sumenep sudah mengembangkan pemanfaatan energi tenaga surya guna memenuhi kebutuhan aliran listrik bagi sebagian warga Sumenep, terutama kepulauan. “Proyek pertama kami di Desa Raas, Kecamatan/ Pulau Raas. Bentuknya berupa PLTS terpusat. Jadi kami menempatkan panel surya di lokasi tertentu, kemudian energi listrik yang dihasilkan, didistribusikan kepada warga setempat,” terangnya.

Ia menambahkan, sambutan masyarakat terhadap PLTS terpusat itu sangat luar biasa dan terlihat antusias. Karena itu Pemkab berencana mengembangkan program serupa di Desa Sasiil, Kecamatan/Pulau Sapeken. “Targetnya 1 dusun teraliri listrik dari tenaga surya. Ini memang proyek kedua setelah PLTS terpusat di Raas berhasil,” ujarnya.

Sumber : beritajatim.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *