indexTahun ini bakal dibangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di enam kecamatan di Dairi dan  sudah disetujui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). “Pemkab Dairi minta supaya semua desa di 15 kecamatan yang belum mendapat penerangan listrik juga disetujui kementrian ESDM.”
Hal ini disampaikan Bupati  Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro kepada wartawan, Senin (13/4) saat memantau UN di Sumbul. Dia menjelaskan, kriteria keluarga miskin yang mendapat penerangan dari PLTS belum ditentukan. Untuk sementara pembangunan PLTS akan diprioritaskan bagi desa terisolir supaya warga di sana mendapat penerangan.
“Kita berharap Kementrian ESDM menyetujui permintaan pembangunan PLTS di 15 kecamatan, sehingga semua desa yang belum ada listrik dapat penerangan melalui pembangunan PLTS,” sebut Johnny.
Dia melanjutkan, belum tersediannya aliran listrik terhadap rumah warga membawa dampak negatif khususnya bagi pelajar yang tidak bisa maksimal belajar di malam hari. Sampai saat ini masih ada beberapa desa di  Dairi belum dialiri listrik misalnya, Kecamatan Tanah Pinem seperti Desa Sinar Pagi dan desa Liang Jering. Untuk itu, Bupati berupaya agar rumah penduduk bisa mendapat aliran listrik meskipun dengan menggunakan PLTS nantinya. Pembangunan PLTS akan dilaksanakan Dinas Pertambangan dan Energi Dairi.
“Kita harapkan dalam waktu dekat sudah mulai  dilaksanakan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Jika hanya mengandalkan PLN kemungkinan besar desa terisolir selamanya tidak akan dapat aliran listrik,” ujar Johnny.
by hariansib.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *