b1Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Tangerang Selatan banyak yang mati. Hal ini membuat sejumlah kawasan menjadi rawan tindak kejahatan. Sejumlah PJU mati di antyaranya di kawasan Pondok Aren, Pamulang, Puspitek Serpong dan Jalan Raya Pahlawan Seribu.

“Tanpa PJU, jalan jadi temaram. Ini membahayakan pengendara karena jalan juga banyak yang rusak,” ujar Royadi, warga Reni Jaya, Pamulang, Minggu (1/3). “Selain itu, jalan yang gelap begitu membuat penjahat makin leluasa. Masak harus jatuh korban dulu baru diperbaiki?”

Kapolsek Metro Pamulang Kompol, Dody Ferdinand, mengaku sudah meminta Pemkot Tangsel untuk menambah PJU dan menhidupkan yang lampunya mati. “Di daerah rawan mestinya malah PJU-nya ditambah,” katanya. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tangerang Selatan, M. Taher, mengatakan ada anggaran tambahan Rp18 miliar untuk tagihan rekening listrik PJU selama 2015 dan Rp1 miliar untuk kawasan TPA Cipeucang. “Jadi total Rp 19 miliar untuk membayar rekening listrik dan penambahan PJU di kawasan TPA CIepucang saja,” ungkapnya.

Menurutnya, adanya penambahan titik baru membuatmua akan secepatnya mengajukan kembali perubahan anggaran di APBD tahun 2015. Soalnya, bila ditotal setiap tahun instansinya harus membayar rekening listrik sekitar Rp 33 miliar.

Sumber : http://poskotanews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *